Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 10 Mei 2026
Ibu Gendong Anak Pakai Motor Saat Erupsi Gunung Semeru
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Media sosial dihebohkan dengan video seorang ibu dengan wajah penuh abu sedang menggendong. Momen itu terjadi sesaat setelah Gunung Semeru erupsi pada Sabtu (4/12/2021) sore.
Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @Jejak Pendaki Indonesia. Ibu itu tampak berusaha menyelamatkan diri saat Gunung Semeru memuntahkan isi perutnya.
Sebagai informasi, Gunung Semeru yang terletak di dua kabupaten yakni kabupaten Malang dan Lumajang meletus pada 4 Desember 2021 sekitar pukul 15.00 WIB. Gunung itu mengeluarkan lava pijar, suara gemuruh serta asap pekat berwarna abu-abu.
"Potret salah satu korban terdampak dari erupsi Gunung Semeru," tulis akun tersebut.
Dalam video yang diunggah itu terlihat seorang perempuan dengan wajah tertutup lumpur. Wajah perempuan tersebut sampai terlihat hitam yag mengendarai sepeda motor.
Perempuan tersebut menggendong anak yang ia masukkan ke jas hujan sehingga terlindungi dari abu vulkanik.
Aksi perempuan tersebut tentu mendapatkan berbagai respons dari warganet.
"Bukti nyata pengorbanan seorang ibu demi menyelamatkan anaknya dari bencana dan marabahaya yang sedang melanda kawasa semeru, mudah-mudahan semua baik-baik saja," tulis warganet.
"Kasihan semiga warga sekitar mendapat perlinduangan," komentar warganet.
"Ya Allah itu lagi gendong anaknya ya," tambah warganet lain.
"Semoga abunya segera reda dan warga sekitar diberikan keselamatan," timpal lainnya.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 955 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 783 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 604 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 561 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik