Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 26 Mei 2026
Sejumlah Pemuda Rekam Luncuran Awan Panas Gunung Semeru
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur kembali erupsi, Kamis (16/12/2021). Awan panas guguran (APG) terlihat sekitar pukul 09.01 WIB. Tim SAR yang sedang bertugas pun bergerak menjauh dari lereng Gunung Semeru untuk menyelamatkan diri.
Namun, berbeda dengan beberapa pemuda ini. Bukannya melarikan diri, mereka justru asyik merekam detik-detik APG turun dari lereng Gunung Semeru.
Dalam video yang diunggah oleh akun instagram @infomalang24jam, terlihat sejumlah warga sedang asyik menonton kepulan asap tebal akibat luncuran APG Gunung Semeru dengan jarak yang dekat.
Dalam video itu terlihat gumpalan asap tebal berhamburan. Bahkan, luncuran asap tersebut terlihat begitu cepat turun melewati lereng gunung.
Beberapa pemuda terlihat berdiri di sebuah bukit yang cukup dekat dengan luncuran APG tersebut. Beberapa di antara mereka bahkan merekam situasi tersebut dengan ponselnya. Mereka pun sempat bercanda di depan situasi yang menegangkan tersebut.
"ati-ati lur. Ndek duwur bego ati2 rek. Iki jenenge wedus gembel lur, he lur mlayu rene lur (hati-hati, di atas bego hati-hati rek. ini namanya wedus gembel, he (wedus gembel) mengarah ke sini)," ujar seorang pemuda di dalam video.
Tak berapa lama, mereka kemudian pergi dari lokasi karena luncuran APG yang turun begitu cepat mengarah ke lokasi mereka. Diketahui, wedus gembel itu terlihat di Kampung Renteng, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Lumajang, Jawa Timur.
Unggahan tersebut pun mengundang beragam komentar dari warganet.
"Maunya niru di GEOGRAPHIC, dia tdk tau yg ditiru menggunakan dron, #kemeruh+62," ujar @salim***.
"Dia percaya bahwa kameramen selalu selamat," ucap @bae***.
"Makane belanda karo jepang kalah, wedus gembel ae di parani og," kata @mr***.
"Baik sekali anak muda ini memberikan info menarik seputar guguran erupsi, patut di apresiasi," ujar @Ika****.
"Kok gaa ada yang lari sih," ucap @nuri***.
"Ngono iku merasa keren ta...Noraaakkk jamet..! Musibah gae bahan guyonan," ujar @rofik**.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 2165 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 2010 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1489 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1375 Kali
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli