Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 15 Oktober 2026
Sejumlah Pemuda Rekam Luncuran Awan Panas Gunung Semeru
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur kembali erupsi, Kamis (16/12/2021). Awan panas guguran (APG) terlihat sekitar pukul 09.01 WIB. Tim SAR yang sedang bertugas pun bergerak menjauh dari lereng Gunung Semeru untuk menyelamatkan diri.
Namun, berbeda dengan beberapa pemuda ini. Bukannya melarikan diri, mereka justru asyik merekam detik-detik APG turun dari lereng Gunung Semeru.
Dalam video yang diunggah oleh akun instagram @infomalang24jam, terlihat sejumlah warga sedang asyik menonton kepulan asap tebal akibat luncuran APG Gunung Semeru dengan jarak yang dekat.
Dalam video itu terlihat gumpalan asap tebal berhamburan. Bahkan, luncuran asap tersebut terlihat begitu cepat turun melewati lereng gunung.
Beberapa pemuda terlihat berdiri di sebuah bukit yang cukup dekat dengan luncuran APG tersebut. Beberapa di antara mereka bahkan merekam situasi tersebut dengan ponselnya. Mereka pun sempat bercanda di depan situasi yang menegangkan tersebut.
"ati-ati lur. Ndek duwur bego ati2 rek. Iki jenenge wedus gembel lur, he lur mlayu rene lur (hati-hati, di atas bego hati-hati rek. ini namanya wedus gembel, he (wedus gembel) mengarah ke sini)," ujar seorang pemuda di dalam video.
Tak berapa lama, mereka kemudian pergi dari lokasi karena luncuran APG yang turun begitu cepat mengarah ke lokasi mereka. Diketahui, wedus gembel itu terlihat di Kampung Renteng, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Lumajang, Jawa Timur.
Unggahan tersebut pun mengundang beragam komentar dari warganet.
"Maunya niru di GEOGRAPHIC, dia tdk tau yg ditiru menggunakan dron, #kemeruh+62," ujar @salim***.
"Dia percaya bahwa kameramen selalu selamat," ucap @bae***.
"Makane belanda karo jepang kalah, wedus gembel ae di parani og," kata @mr***.
"Baik sekali anak muda ini memberikan info menarik seputar guguran erupsi, patut di apresiasi," ujar @Ika****.
"Kok gaa ada yang lari sih," ucap @nuri***.
"Ngono iku merasa keren ta...Noraaakkk jamet..! Musibah gae bahan guyonan," ujar @rofik**.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4371 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2043 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1911 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1575 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1412 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan