Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 11 Juni 2026
22 Gereja di Jembrana Disiapkan Pos Pengamanan
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Menjelang perayaan Hari raya Natal dan Libur Tahun Baru 2022 mendatang, diprediksi terjadi kerumunan masyarakat sehingga bisa menjadi sumber penyebaran baru covid-19 di Kabupaten Jembrana.
Permasalahan tersebut mengemuka saat rapat koordinasi lintas sektoral yang dihadiri Bupati Jembrana, Kapolres Jembrana, Dandim 1617 serta instansi terkait Senin (20/12/2021) di Aula Polres Jembrana.
Kapolres Jembrana AKBP I Dewa Gde Juliana, mengatakan untuk Natal ada 29 Gereja, namun yang melaksanakan kegiatan adalah 22 Gereja. Pihaknya sudah persiapkan pos dan anggota pengamanan, dengan berkolaborasi dengan TNI dan dinas terkait maupun masyarakat dan remaja gereja.
"Untuk gelar pasukan pengamanan Nataru akan dilaksanakan pada tanggal 23 Desember 2021, dengan melibatkan 141 personel untuk Ops Lilin sedangkan personel yang lain akan all arround untuk melaksanakan pengamanan," katanya.
Sementara Bupati Jembrana, I Nengah Tamba, S.H. mengatakan bahwa pengamanan Nataru sudah biasa dilakukan dari tahun ke tahun. Namun, lanjutnya, tahun ini ditambahkan dengan permasalahan covid-19.
"Soliditas semua elemen, Polri, TNI, Pecalang, dan semua elemen terkait akan bersinergi untuk pelaksanaan Nataru tetap kondusif dan menjaga protokol kesehatan tetap berjalan baik. Forkopimda harus hadir pada saat pengamanan, tanggal 24 Desember kita berkunjung ke Misa-misa Natal yang ada," ungkapnya.
Tidak lupa Bupati menyampaikan Selamat Menyambut Natal Tahun 2021 dan Tahun Baru 2022, ia berharap semoga Jembrana di tahun 2022 agar dilancarkan menuju Jembrana Keemasan di tahun 2026.
Bupati Jembrana, I Nengah Tamba juga menegaskan bahwa tidak ada izin yang akan diberikan terkait keramaian dalam bentuk apapun. Ini untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan dan juga mencegah terjadinya kerumunan.
"Sehingga situasi Nataru diharapkan kondusif dan sekaligus menghindari terjadinya kasus covid," terang Tamba.
Terkait penambahan armada kapal dari ASDP untuk antisipasi lonjakan penumpang pada Nataru, I Nengah Tamba menegaskan minta kapal yang beroperasi agar yang layak jalan dikarenakan cuaca yang ekstrem dengan curah hujan yang deras.
Usai Rapat koordinasi ini, Bupati Jembrana I Nengah Tamba yang didampingi Kapolres Jembrana AKBP I Dewa Gde Juliana dan Dandim 1617 Jembrana Letkol Inf Hasrifuddin Haruna, S.Sos meresmikan pagar depan Mapolres Jembrana yang bersumber dari dana hibah Kabupaten Jembrana tahun 2021.
Sementara Kapolres Jembrana mengajak semua berkomitmen untuk berperan aktif dalam pengamanan Ops Lilin Agung 2021 demi Jembrana yang sehat dan kondusif. Ia berharap nantinya Jembrana dapat dijadikan contoh bagi daerah lain karena memiliki pintu masuk.
Sementara Dandim 1617 Jembrana, Letkol Inf Hasrifuddin Haruna, S.Sos menambahkan, dari TNI pihaknya juga akan mendukung penuh Polres Jembrana.
“Kita bantu sesuai perintah, kita akan memasifkan pengamanan untuk mengantisipasi terjadinya indikasi adanya kebocoran atau celah-celah pihak ketiga menjanjikan kemudahan menyebrang di Pelabuhan Gilimanuk seperti pemalsuan Suket," ujarnya.
Personel yang diterjunkan untuk backup ini sebanyak 170 orang dengan 73 personel dari Kodim dan 97 dari satuan tempur Yonif 741 untuk situasi darurat.
Reporter: Humas Jembrana
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli