Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 11 Juni 2026
550 Kasus Lakantas di Denpasar, Korban Meninggal 61 Orang
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Sejak Januari hingga Desember 2021 kasus kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Denpasar mengalami peningkatan hingga 20 persen.
Peningkatan ini merupakan dampak dari terbitnya aplikasi Monica yang digagas Satuan Lalulintas Polresta Denpasar sejak setahun belakangan ini.
Seperti yang disampaikan Kapolresta Denpasar Kombespol Jansen Avitus Panjaitan saat gelar rilis akhir tahun di mako Polresta Denpasar, Selasa 28 Desember 2021.
Kombes Jansen menyebutkan dari data trend lakalantas tahun 2021 terjadi peningkatan dari Bulan Januari hingga Desember 2021.
Dimana tahun ini tercatat ada 550 kasus dengan penyelesaian 501 kasus dengan jumlah korban meninggal dunia 61 orang, luka berat 36 dan luka ringan 836 dengan kerugian material mencapai Rp 1.024.850.000. Evaluasi dengan tahun sebelumnya ada trend peningkatan di masa pandemi.
"Ada peningkatan sebesar 20 persen lakalantas," jelas Kombes Jansen didampingi Kompol Ni Putu Utariani.
Dimana, tahun 2020 lalu tercatat 459 kasus dan penyelesaian 326 kasus. Sementara korban meninggal dunia sebanyak 83, luka berat 39, luka ringan 662 dan kerugian material mencapai Rp.993.000.000.
"Tentunya untuk kedepan kami berharap tidak adalagi korban meninggal dunia kecelakaan dan lain sebagainya. Sehingga tertib lalulintas kita kedepankan," ujarnya.
Diterangkan mantan Wadireskrimsus Polda Papua Barat ini, bila dilihat masalah lakalantas, masyarakat sekarang ini belum disiplin mematuhi lalu lintas.
"Contoh, di Bali ada sering kegiatan upacara keagamaan. Mungkin rekan-rekan berpikir dari rumah ke Pura, banjar, ke masjid atau ke gereja dekat sehingga tidak mengenakan helm. Ini sudah melanggar aturan lalulintas," ungkapnya.
Pada kesempatan ini, kata Kombes Jansen, pihaknya tidak bosan-bosanya meminta kepada masyarakat untuk tetap disiplin berlalulintas. Selain penyebab kematian karena kasus covid-19, juga trend kematian akibat kecelakaan lalulintas masih tinggi.
"Kami minta masyarakat untuk lebih berdisplin berlalulintas. Mari kita utamakan keselamatan nomor 1," ungkapnya.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli