Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 12 Juli 2026
Nelayan Asal Karangasem Terdampar di Pesisir Kubutambahan
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Diduga kehabisan bahan bakar saat melaut, I Wayan Kondi (68) seorang nelayan asal Banjar Dinas Batudawa Kelod, Desa Tulamben, Kubu, Karangasem terdampar hingga pesisir pantai Bukti, Kubutambahan, Singaraja.
"Info terakhir nelayan I Wayan Kondi sudah ditemukan terdampar di Pantai Bukti, Kubutambahan, Buleleng dalam kondisi sehat, sekarang sedang dijemput ke sana oleh petugas," kata Kasatpol Air Polres Karangasem, AKP. Gusti Agung Bagus Suteja dikonfirmasi, Minggu (2/01/2022).
Informasi yang diperoleh, sebelum dilaporkan hilang, pada Sabtu (1/01/2022) salah seorang nelayan setempat sempat melihat korban memacu jukungnya ke arah barat di tengah cuaca di perairan yang berkabut tebal dan turun hujan.
Saat itu, nelayan yang melihat sempat memberikan kode kepada korban dengan menunjukkan bahwa arah untuk kembali (kedarat/pulang) seharusnya menuju arah selatan dan bukan ke arah barat. Hanya saja kode tersebut tidak direspon oleh korban.
Hingga hari menjelang sore, korban tak kunjung kembali, pihak keluarga dibantu nelayan setempat langsung melakukan pencarian serta melapor kepada pihak terkait untuk melakukan pencarian.
"Pagi ini tim SAR sudah turun untuk melakukan pencarian juga melibatkan nelayan setempat, namun kita dapat informasi bahwa korban sudah ditemukan di pantai Bukti, Kubutambhaan, " tandas Suteja.
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3655 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1331 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1222 Kali
The Greatest Showcase Jadi Event Mermaid Pertama Terbesar di Indonesia
Dibaca: 1067 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun