Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 16 Oktober 2026
Pemandu Pendaki Rinjani Kabur, Terciduk Sembunyi di Masjid
BERITABALI.COM, NTB.
ER (19 tahun) asal Bogor, Jawa Barat, seorang Tracking Organizer (TO) yang telantarkan 70 pendaki Gunung Rinjani di rumah singgah di Sembalun Lombok Timur, akhirnya berhasil diciduk polisi.
ER terciduk saat tengah tidur di dalam salah satu masjid, di Kabupaten Lombok Utara pada Minggu (2/1) dini hari. Penangkapan ER yang viral di sejumlah unggahan media sosial sejak Kamis 30 Desember 2021 lalu itu, dibenarkan Kasat Reskrim Polres Lombok Utara, Iptu I Made Sukadana.
Penangkapan berlangsung di sebuah Masjid di Desa Sokong, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara.
"Iya, pelaku sudah diamankan semalam,” terang Kasat Reskrim Iptu I Made Sukadana, Minggu (2/1).
Dari foto yang beredar, ekspresi ER tampak terkejut ketika dibangunkan saat tidur di dalam masjid. Mengenakan sarung dan peci, malam itu juga ER diangkut ke Mapolres Lombok Utara.
Kasat Reskrim Sukadana mengatakan, Polisi mengetahui keberadaan pelaku berdasarkan informasi dari sesama TO yang mengetahui kronologi perbuatan ER.
Setelah mendapat kabar itu, Polres Lombok Utara langsung menerjunkan personel untuk penyelidikan. Informasi kemudian mengarah ke keberadaan pelaku di sebuah masjid.
“Kami dapat kabar dari sesama anggota Trekking-nya yang kebetulan juga sedang mencari pelaku. Kemudian anggota kami langung ke masjid itu untuk menangkap ER,” ujar Kasat Reskrim.
Setelah ditangkap, pelaku langsung dibawa ke Polres Lombok Timur untuk diproses lebih lanjut.
“Karena kejadian di Lombok Timur, kami serahkan ke Polres Lotim untuk proses hukum lebih lanjut dan kami sudah berkoordinasi dengan pihak sana,” jelas Iptu I Made Sukadana.
ER diduga melakukan penipuan puluhan pendaki Gunung Rinjani. ER menelantarkan 75 pendaki dari berbagai daerah. Parahnya, ia kabur menggunakan motor dan diburu para anggota trekking organizer Pulau Lombok karena menelantarkan para pendaki.
Diinformasikan, remaja yang beralamat di Desa Cibitung Kulon, Kecamatan Pamijahan, Bogor, Jawa Barat itu membawa kabur motor merk Vario 110, dengan ciri warna ungu tanpa spion.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4400 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2058 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1936 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1587 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1429 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan