Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 12 Juli 2026
Pemandu Pendaki Rinjani Kabur, Terciduk Sembunyi di Masjid
BERITABALI.COM, NTB.
ER (19 tahun) asal Bogor, Jawa Barat, seorang Tracking Organizer (TO) yang telantarkan 70 pendaki Gunung Rinjani di rumah singgah di Sembalun Lombok Timur, akhirnya berhasil diciduk polisi.
ER terciduk saat tengah tidur di dalam salah satu masjid, di Kabupaten Lombok Utara pada Minggu (2/1) dini hari. Penangkapan ER yang viral di sejumlah unggahan media sosial sejak Kamis 30 Desember 2021 lalu itu, dibenarkan Kasat Reskrim Polres Lombok Utara, Iptu I Made Sukadana.
Penangkapan berlangsung di sebuah Masjid di Desa Sokong, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara.
"Iya, pelaku sudah diamankan semalam,” terang Kasat Reskrim Iptu I Made Sukadana, Minggu (2/1).
Dari foto yang beredar, ekspresi ER tampak terkejut ketika dibangunkan saat tidur di dalam masjid. Mengenakan sarung dan peci, malam itu juga ER diangkut ke Mapolres Lombok Utara.
Kasat Reskrim Sukadana mengatakan, Polisi mengetahui keberadaan pelaku berdasarkan informasi dari sesama TO yang mengetahui kronologi perbuatan ER.
Setelah mendapat kabar itu, Polres Lombok Utara langsung menerjunkan personel untuk penyelidikan. Informasi kemudian mengarah ke keberadaan pelaku di sebuah masjid.
“Kami dapat kabar dari sesama anggota Trekking-nya yang kebetulan juga sedang mencari pelaku. Kemudian anggota kami langung ke masjid itu untuk menangkap ER,” ujar Kasat Reskrim.
Setelah ditangkap, pelaku langsung dibawa ke Polres Lombok Timur untuk diproses lebih lanjut.
“Karena kejadian di Lombok Timur, kami serahkan ke Polres Lotim untuk proses hukum lebih lanjut dan kami sudah berkoordinasi dengan pihak sana,” jelas Iptu I Made Sukadana.
ER diduga melakukan penipuan puluhan pendaki Gunung Rinjani. ER menelantarkan 75 pendaki dari berbagai daerah. Parahnya, ia kabur menggunakan motor dan diburu para anggota trekking organizer Pulau Lombok karena menelantarkan para pendaki.
Diinformasikan, remaja yang beralamat di Desa Cibitung Kulon, Kecamatan Pamijahan, Bogor, Jawa Barat itu membawa kabur motor merk Vario 110, dengan ciri warna ungu tanpa spion.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3655 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1331 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1222 Kali
The Greatest Showcase Jadi Event Mermaid Pertama Terbesar di Indonesia
Dibaca: 1067 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun