Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Ombak Pantai Ini Bius Pecinta Surfing di Badung Untuk Datang
BERITABALI.COM, BADUNG.
Tidak dapat dipungkiri beberapa pantai dipesisir Badung memang membius dan menjadi buruan beberapa pencinta olah raga surfing. Salah satunya pantai yang juga incaran wisatawan domestik, wisatawan mancanegara dan pecinta surfing adalah Pantai Batu Mejan atau Eko Beach, Desa Cangu, Badung.
Menurut salah satu warga setempat yang berprofesi sebagai tukang juru parkir, Kadek Gun menyampaikan, memang ombak di pantai Batu Mejan termasuk diburu pemanin olah raga surfing Termasuk juga wisatawan mancanegara.
Menurutnya sebelum pandemi datang pecinta surfing terlihat pada hari-hari tertentu ada saja mencoba ombak untuk bermain surfing di pantai ini.
"Ya, dapat dikatakan Poin tempat surfinglah disini (pantai Batu Mejan)," katanya belum lama ini di pantai setempat.
Namun tetap saja kondisi ombak di pantai ini tidak dapat diprediksi karena sangat tergantung pada cuaca.
"Tentu tergantung ombak juga kalau bermain surfing tersebut," jelasnya.
Akan tetapi dari pengamatanya sebagian pecinta surfing mulai memainkan papanya dari jam 6 pagi sampai matahari tengelam.
"Dari pagi bisa dia (Pencinta olah raga surfing) main sampai sore jika ombaknya bagus ya," tambahnya.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3878 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2397 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2011 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1931 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1792 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun