Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Bule Rusia Pukul Jukir Bandara Ngurah Rai, Dibawa ke RSJ Bangli

Jumat, 11 September 2026, 21:28 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Bule Rusia Pukul Jukir Bandara Ngurah Rai, Dibawa ke RSJ Bangli.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Seorang warga negara Rusia berinisial VV (28) diamankan personel Polres Kawasan Bandara setelah terlibat pemukulan terhadap juru parkir kendaraan roda dua (R2), Riyanto (72), di area parkir motor bertingkat Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Tuban, Kuta, Badung, Rabu 9 September 2026.

Dari hasil pendalaman kepolisian, VV diketahui mengalami gangguan mental. Setelah kejadian, warga negara Rusia tersebut tidak ditahan dan langsung dibawa ke RSJ Bangli untuk mendapatkan penanganan.

Insiden pemukulan terjadi sekitar pukul 09.57 WITA. Kejadian bermula ketika Riyanto menerima informasi adanya keributan di kawasan parkir Bandara I Gusti Ngurah Rai. Juru parkir tersebut kemudian mendatangi lokasi untuk melihat situasi.

"Korban mendatangi lokasi keributan di areal parkir. Setiba disana, tampak kondisi sekitar sudah ramai oleh sejumlah orang. Petugas parkir tersebut kemudian berjalan menuju lorong pejalan kaki atau area penyeberangan," beber sumber, pada Jumat 11 September 2026.

Saat hendak melintas, juru parkir asal Banyuwangi, Jawa Timur, tersebut bertemu dengan VV yang diduga terlibat dalam keributan. Tanpa diduga, VV kemudian melayangkan pukulan ke arah korban.

"Pelaku bule itu tiba-tiba memukul pipi kiri hingga memar dan korban kesakitan," ungkapnya.

Korban berusaha menghindari pukulan dan berniat meninggalkan lokasi. Dalam upaya menyelamatkan diri, Riyanto berpegangan pada besi pintu pagar hingga jari tengah tangannya mengalami luka robek.

Keributan kemudian berhasil diredam setelah sejumlah orang di sekitar lokasi berusaha mengamankan VV. Warga Rusia tersebut bahkan sempat diikat menggunakan kabel agar tidak melakukan perlawanan.

Beberapa menit kemudian, personel Posyan Domestik tiba di lokasi sekitar pukul 10.30 WITA. VV selanjutnya diamankan dan dimasukkan ke dalam mobil Avsec.

"Bule asal Rusia tersebut dibawa ke Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai untuk menjalani penanganan lebih lanjut terkait dugaan pemukulan tersebut," beber sumber lagi.

Kasi Humas Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai Ipda I Gede Suka Artana, S.H., membenarkan adanya insiden penganiayaan tersebut. Ia menjelaskan, VV tidak ditahan karena memiliki surat dari ibunya yang berada di Rusia terkait kondisi kesehatan mentalnya.

"Surat itu menyebutkan bahwa dia alami gangguan mental. Bule itu langsung dijemput sama pihak RSAJ Bangli untuk pengobatan," pungkasnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/spy



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami