Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 7 September 2026
Hujan Guyur Bali Hari Ini, BMKG Sebut Ada Penumpukan Udara Basah
BERITABALI.COM, BADUNG.
Hujan yang mengguyur sejumlah wilayah Bali dalam beberapa hari terakhir bukan disebabkan oleh erupsi gunung api. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah III Denpasar menyebut kondisi tersebut dipicu penumpukan massa udara basah di lapisan permukaan hingga lapisan 850 hPa atau sekitar 1.500 meter.
Prakirawan Cuaca BMKG Wilayah III Denpasar, Wulan Wandarana, mengatakan kondisi tersebut juga dipengaruhi fenomena dry intrusion, yakni masuknya udara kering dari atmosfer atas yang memicu ketidakstabilan cuaca. Kondisi atmosfer tersebut kemudian mendukung pembentukan awan dan hujan di sejumlah wilayah Bali.
Wulan menegaskan hujan yang terjadi di Bali saat ini tidak berkaitan dengan aktivitas erupsi gunung api yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia.
"Berdasarkan pantauan citra radar dan satelit cuaca wilayah Bali saat ini secara umum berawan dan terjadi hujan di wilayah Bali bagian barat, tengah, selatan dan timur. Kondisi ini bukan disebabkan oleh erupsi gunung api," terangnya, Senin,(7/9/2026).
Menurut BMKG, potensi hujan masih dapat terjadi di sejumlah wilayah Bali dalam tiga hari ke depan. Kondisi cuaca diprakirakan bervariasi, mulai dari berawan hingga hujan dengan intensitas ringan sampai lebat. Meski demikian, Wulan menyebut kondisi cuaca Bali saat ini masih berada dalam kategori normal.
"Kondisi cuaca di wilayah Bali, 3 hari ke depan diprakirakan secara umum berawan hingga berpotensi hujan ringan hingga lebat secara tidak merata di sebagian besar wilayah Bali.Hingga saat ini dengan kondisi cuaca di Bali tersebut, dapat dikatakan masih dalam kategori normal," ucapnya.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap mengikuti perkembangan informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG. Pembaruan informasi penting dilakukan mengingat kondisi cuaca dapat berubah dan hujan berpotensi terjadi secara tidak merata di berbagai wilayah Bali.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3199 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 652 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 601 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman