Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 11 Juni 2026
Tarian Puspanjali, Sajian Tari Penyambutan dari Bali
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Satu lagi tarian Bali yang unik untuk dibahas adalah Tarian Puspanjali. Tarian ini dilakukan sebagi bentuk sambutan atau penghormatan dari tuan rumah kepada tamu yang datang.
Fungsinya sebagai tari penyambutan telah juga diisyaratkan namanya. puspa berarti bunga dan anjali yang berarti hormat. Jadi, Puspanjali “menghormati bagai bunga” atau yang pasti tarian ini menggambarkan besarnya penghormatan tuan rumah terhadap kedatangan tamu mereka.
Meski berdurasi kurang dari 5 menit, perpaduan tari dan musiknya benar-benar anggun dan mempesona.
Dalam sejarahnya, tarian Puspanjali tercipta atas permintaan Titik Soeharto selaku ketua panitia pembukaan olahraga wanita sedunia. Untuk menciptakan tari yang digunakan dalam pembukaan kongres tersebut, ditunjuklah N.L.N. Swasthi Widjaja Bandem, salah satu penata tari Bali terkemuka yang juga merupakan istri seniman tari dan budayawan Bali, I Made Bandem.
Dalam menciptakan tarian ini, Ibu Swasthi Widjaja berkolaborasi dengan seniman karawitan Bali, yakni Bapak I Nyoman Winda, sebagai penata iringan tari. Keduanya diminta untuk membuat tari kreasi sebagai tari penyambutan berdurasi singkat, 3-5 menit, dengan pertimbangan efisiensi waktu pelaksanaan kongres yang digelar di Pertamina Cottage, Kuta, tersebut.
Faktor pesatnya perkembangan tari ini, salah satunya karena sengaja diciptakan sesederhana mungkin, baik gerak tari maupun pengiringnya. Karena mudah dipelajari, Tari Puspanjali pun sering dipentaskan dalam berbagai acara, baik acara resmi menyambut tamu penting maupun sebagai tarian hiburan.
Sejauh ini, Puspanjali juga dijadikan materi dasar pembelajaran tari Bali pada anak usia dini.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli