Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 19 Oktober 2026
Mayjen Maruli Simanjuntak Resmi Jabat Pangkostrad
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Mayjen TNI Maruli Simanjuntak yang sebelumnya menjabat Pangdam IX/Udayana kini telah resmi menjabat sebagai Panglima Komando Cadangan Strategis TNI AD (Pangkostrad).
Hal ini diresmikan seusai dirinya mengikuti serah terima jabatan yang dipimpin oleh Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dudung Abdurachman di Markas Besar TNI AD, Jakarta, Senin (31/1/2022). Dalam hal ini Maruli pun akan menerima kenaikan pangkat satu tingkat jadi letnan jenderal karena jabatan barunya itu.
Acara serah terima 14 jabatan strategis di TNI AD, yang di antaranya 8 posisi panglima komando utama (pangkotama), 5 posisi kepala badan pelaksana pusat (kabalakpus), dan komandan Detasemen Markas Besar TNI AD (dandenmabesad) di Aula Jenderal A.H. Nasution di Markas Besar TNI AD.
Sedangkan untuk posisi pangkotama selain Pangkostrad, Kasad juga memimpin serah terima jabatan Komandan Komando Pembina Doktrin, Pendidikan, dan Latihan TNI AD (Dankodiklatad) dari Letjen TNI A.M Putranto ke Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono, kemudian Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) III/Siliwangi dari Mayjen TNI Agus Subiyanto ke Mayjen TNI Kunto Arief Wibisono.
Jabatan Pangdam IX/Udayana diserahkan dari Mayjen TNI Maruli Simanjuntak kepada Mayjen TNI Sonny Aprianto, Pangdam XIV/Hasanuddin dari Mayjen TNI Mochamad Syafei Kasno ke Mayjen TNI Andi Muhammad.
Kemudian, jabatan Pangdam XVII/Cendrawasih diserahterimakan dari Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono ke Mayjen TNI Teguh Muji Angkasa, Pangdam XVIII/Kasuari dari Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa ke Mayjen TNI Gabriel Lema, terakhir jabatan Komandan Jenderal (Danjen) Komando Pasukan Khusus (Kopassus) diserahterimakan dari Mayjen TNI Teguh Muji Angkasa ke Brigjen TNI Widi Prasetijono.
Kemudian untuk posisi Kabalakpus TNI AD, Kasad turut memimpin serah terima jabatan Kepala Pusat Peralatan TNI AD (Kapuspalad) dari Mayjen TNI Sigid Witjaksono ke Brigjen TNI Eko Erwanto, Komandan Pusat Intelijen TNI AD (Danpusintelad) dari Brigjen TNI Sudarji ke Kolonel Inf Asep Abdurachman, Kepala Dinas Pembinaan Mental TNI AD (Kadisbintalad) dari Brigjen TNI Edison ke Brigjen TNI Hindro Martono.
Kemudian, jabatan Kepala Dinas Sejarah TNI AD (Kadisjarah) dari Brigjen TNI Rachmat ke Brigjen TNI R.L. Simandjuntak, dan jabatan Kepala Dinas Informasi dan Pengolahan Data TNI AD (Kadisinfahtad) dari Brigjen TNI Winarto ke Kolonel Chb Fitri Taufiq Sahary.
Terakhir, Dudung juga memimpin sertijab Dandenmabesad dari Brigjen TNI Haryono ke Brigjen TNI Ardiheri. Dalam upacara sertijab, Dudung mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada 14 perwira tinggi TNI AD itu karena mereka telah menjalankan tugas pokoknya dan berkontribusi kepada masyarakat.
Kasad dalam sambutannya juga memuji Mayjen Maruli karena saat ia menjabat sebagai Pangdam IX/Udayana, ada berbagai gerakan penghijauan di wilayah komando daerah militernya.
Dudung berharap pejabat yang menggantikan Maruli dapat melanjutkan berbagai terobosan yang telah dibuat oleh pendahulunya.
Kepala Staf TNI AD juga meminta para pejabat baru yang menempati 14 posisi strategis di TNI AD itu berani mengambil keputusan dan membuat gebrakan yang bermanfaat, serta mampu berinovasi dalam menjalankan tugas-tugasnya. (Sumber: Antara)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4488 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2111 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2027 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1645 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1490 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan