Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 19 Oktober 2026
Menkumham Imbau PHDI Jadi Lembaga Pemersatu Umat Hindu
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) RI Yasonna Laoly didampingi Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (AHU) menerima audensi Pengurus Harian Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Pusat periode 2021 – 2026 di Kantor Kementerian.
Baca juga:
IMF Akui Rusia
Hadir mendampingi Ketua Umum PH PHDI Pusat Mayjen (Purn) Wisnu Bawa Tenaya (WBT), Sekretaris Umum I Ketut Budiasa, ST., MM, Ketua Bidang Hukum Yanto Jaya, SH., dan Ketua Bidang Organisasi D Sures Kumar., S. Ag, M.Si, di Jakarta (31/01/22).
Wisnu Bawa Tenaya yang akrab disapa WBT menyampaikan hasil-hasil Mahasabha XII PHDI. WBT menyatakan sesungguhnya komunikasi informal terus dilakukan pasca Mahasabha, namun sebagai tertib organisasi, penyampaian laporan formal tetap diperlukan.
Dalam pertemuan yang berlangsung santai tersebut, WBT juga menyampaikan beberapa program yang sudah atau sedang berjalan diantaranya menghadiri Lokasabha dan melantik Pengurus PHDI Provinsi NTT, Sumatera Utara dan Sulawesi Utara, serta dalam waktu dekat akan melaksanakan rangkaian Hari Raya Nyepi mulai Tawur Agung, Melaksanakan Catur Brata Penyepian dan rencana pelaksanaan Dharma Santi Nasional di Jakarta.
Ketua Umum PH PHDI Pusat juga menyampaikan komitmen umat Hindu dalam mengimplementasikan moderasi beragama dan menyukseskan tahun 2022 sebagai tahun toleransi. WBT juga menjelaskan sekilas dinamika di internal PHDI baik pra Mahasabha maupun pasca Mahasabha, dan internal umat Hindu di Indonesia secara umum.
Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly menyambut baik laporan Pengurus Harian PHDI Pusat dan mengimbau agar PHDI menjadi lembaga yang mampu mempersatukan umat Hindu. Dalam kesempatan tersebut Yasonna juga meminta WBT beserta jajarannya agar berkoordinasi langsung dengan pihak Dirjen AHU untuk melengkapi dokumen-dokumen yang diperlukan.
Baca juga:
IMF Akui Rusia
Sekretaris Umum PHDI Pusat, I Ketut Budiasa menyampaikan laporan lengkap hasil Mahasabha XII setebal 600 halaman, dan menjelaskan secara singkat proses Mahasabha XII mulai rapat-rapat panitia, penggunaan sistem Mahasabha, status peserta Mahasabha dan legalitas lainnya.
Juga proses administrasi hasil Mahasabha XII di Notaris yang semua sudah melalui proses administrasi sesuai ketentuan yang berlaku.
Terpisah Ketua Bid Hukum Yanto Jaya, menyampaikan singkat proses Hukum yang ada di tubuh PHDI dan menyampaikan semua proses berjalan lancar yang disikapi secara jernih sebagai bagian dari dinamika umat, dan Bid Hukum PHDI Pusat selalu siap merespon dinamika yang ada.
Audensi ditutup dengan Foto bersama Menteri Hukum dan HAM beserta jajaran dengan pengurus PHDI Pusat.
Reporter: bbn/dps
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4488 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2112 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2029 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1645 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1490 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan