Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 19 Oktober 2026
Heboh, Gerombolan Bule di Tibubeneng Aniaya Bule Ukraina
BERITABALI.COM, BADUNG.
Sekelompok bule terlibat insiden pengeroyokan di depan Luxury Lime Villas Jalan Subak Sari Nomor 30 A, Banjar Tegal Gundul, Desa Tibubeneng, Kuta Utara, Badung, pada Rabu 2 Februari 2022.
Mereka terlihat memukuli seorang pria bule di dalam mobil hingga babak belur. Aksi pengeroyokan ini direkam pengemudi mobil yang melintas dan viral di media sosial.
Kasus pengeroyokan ini dibenarkan Kanitreskrim Polsek Kuta Utara, Iptu I Made Purwantara yang dikonfirmasi wartawan, pada Rabu 2 Februari 2022.
Ia menjelaskan pengeroyokan itu terjadi sekitar pukul 12.30 WITA menimpa korbannya, seorang bule asal Ukraina bernama Oleg Zheinov (54).
Dijelaskannya motif pengeroyokan itu diduga akibat hilangnya motor Honda PCX yang disewa oleh pelaku bernama Volodymyr Kaminsky (30) asal Ukraina, hilang.
"Motor yang disewa pelaku warga negara Ukraina hilang dan korban menuntut," bebernya.
Diungkapkanya, motor tersebut diketahui milik teman korban sekaligus saksi yakni wanita asal Manokwari Papua, Cenly Elounora Musa (26). Dalam kejadian itu, korban Oleg menyambangi alamat pelaku yang tinggal di Villa Lime sekitar pukul 12.00 WITA.
Maksudnya ingin mempertanyakan keberadaan motor tersebut. Kedatangan korban sekaligus meminta pertanggungjawaban pelaku. Tapi yang terjadi, pelaku Volodymyr Kaminsky marah. Justru ia menuding korban yang telah mencuri motor tersebut.
Pelaku Volodymyr pun emosi. Dia menghubungi empat temannya yang juga warga asing. Sekitar 30 menit kemudian, rekan pelaku datang mengaku sebagai Polisi Internasional.
Para pelaku ini datang dengan mengendarai mobil Fortuner warna Hitam tanpa plat nomor Polisi. Mereka menggunakan rotator dan membunyikan sirine.
"Para pelaku datang dengan mobil Fortuner tanpa plat," ujarnya.
Sementara dalam aksi pengeroyokan itu, kawanan bule ada yang mengenakan penutup wajah. Bahkan, ada yang membawa tongkat baseball. Mereka secara brutal menganiaya korban dan menyeretnya ke dalam mobil.
"Pelaku menganiaya korban di dalam mobil," ujar Iptu Purwantara.
Terungkap, korban Oleg diikat bersama saksi Cenly yang turut dimasukan ke dalam mobil. Mereka berdua dibawa pelaku ke arah Kediri, Tabanan. Bahkan, korban yang tinggal di Jalan Prajapati Nomor 1, Jimbaran, Kuta Selatan, Badung ini disekap di sebuah tempat.
Selain itu, para pelaku juga menggasak handphone Xiaomi miliknya dan memaksa meminta sandi. Apabila tidak diberikan, pelaku mengancam akan mematahkan kakinya. Akibatnya korban yang merasa nyawanya terancam terpaksa memberikan nomor sandi.
"Para pelaku merampas handphone korban, Kartu ATM dan catatan penting Bank ID dan paswordnya," ungkap Purwantara.
Penyekapan ini disebut berlangsung selama dua jam, dan kemudian korban dibebaskan. Dari kejadian itu, korban korban mengalami luka memar di bagian rahang sebelah kiri dan luka lecet pada lutut sebelah kiri. Sementara kasus ini sudah dilaporkan ke Polsek Kuta Utara.
Dihubungi terpisah, Kapolsek Kuta Utara, Kompol Putu Diah Kurniawandari membenarkan kejadian dan mengatakan pihaknya masih menyelidiki kasus tersebut.
"Rencananya akan ditangani Polda Bali," bebernya ke wartawan Rabu 2 Februari 2022.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4493 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2116 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2048 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1649 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1495 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan