Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 17 September 2026
Viral Bocah Usil Order Makanan di Online Shop
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Seorang penjual menceritakan pengalamannya saat dirinya mendapatkan pesanan diduga dari bocah yang hanya usil. Penjual ini menunjukkan bukti percakapan dalam video yang diunggahnya melalui akun @/dorame.food, Selasa (1/2/2022).
"Himbauan untuk adik-adik barangkali videonya lewat di fyp kalian tolong ya, tolong banget jangan usil seperti ini," tulisnya sebagai keterangan unggahan.
Dalam percakapan itu, seorang pembeli mengirimkan sebuah pesan kepadanya melalui e-commerce.
"Dihimbau untuk om-om dan tante-tante untuk selalu mengontrol anaknya dalam bermain gadget. Biar gak ada kejadian seperti ini ke penjual lain. Mimin sebut aja bocil," ucap penjual ini dalam videonya.
Pembeli itu tiba-tiba meminta penjual untuk membatalkan pesanannya. Hal itu karena ia mengaku bahwa anaknya yang memainkan ponselnya.
"Mas. Pesananku aku mau batalkan bisa ga. Soalnya anak saya yang mencet," tulis pembeli.
Namun, penjual menjawab bahwa ia tidak bisa untuk membatalkan pesanan karena pesanannya sudah dalam proses pengiriman.
"Jadi bocil ini order dan udah admin proses, ternyata bocil ini bilangnya cuma nipu," lanjut penjual.
Pembeli itu tiba-tiba mengirimkan pesan bahwa ia hanya mengerjai dan menipu penjual. Ia mengaku menggunakan alamat palsu untuk memesan makanan yang dijual oleh penjual ini.
"Anda kena prank. Kak kena tipu. Aku pake alamat palsu. Ngawur hehe," lanjut pembeli.
Saat dilihat alamatnya dalam aplikasi e-commerce tersebut, tidak disang-sangka ternyata benar bahwa bocah itu memakai alamat palsu.
Bocah itu memasukkan alamat yang tidak diketahui di mana lokasinya karena hanya sembarangan menuliskannya.
"Setelah dilihat-lihat alamatnya, waduh ini mah keterlaluan. Lihat sendiri nih," kata penjual seraya menunjukkan alamat yang dimasukkan bocah itu.
Sebagai informasi, bocah tersebut membeli makanan dari penjual ini dengan sistem pembayaran di tempat atau COD.
Ia memasang sembarang alamat pada bagian alamat pengiriman, yaitu "Jalan doang jadian kagak". Bocah itu juga memasukkan provinsi Riau dalam alamatnya.
Bahkan, bocah itu tidak segan-segan untuk menyelipkan kata kasar dalam alamat pengiriman yang ngawur.
Melihat unggahan itu, warganet lantas menuliskan beragam tanggapan. Tak sedikit warganet yang tidak habis pikir dengan ulah bocah itu.
"Mendingan matiin deh fitur COD-nya. Kemarin aku lihat ada yang kasih alamat ke kuburan juga," tulis warganet di kolom komentar.
"Kalo sebelum cetak resi gitu bisa ga sih dicek dulu alamatnya? ya walaupun pasti ada banyak resi tapi kalo diliat sekilas bisa kok," ujar warganet.
"Nonaktifkan COD aja kak, bocil-bocil pada ga bisa mikir," komentar warganet.
"Orang-orang kok bisa ya begitu? Ngerugiin banget," imbuh yang lain.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5545 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3485 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2337 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1175 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan