Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Liputan Investasi Bodong, Wartawan Diamuk Emak-Emak
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Aksi emak-emak yang menyemprot wartawan habis-habisan saat meliput kasus investasi bodong menjadi viral. Emak-emak ini emosi saat ditanya-tanya wartawan mengenai kasus penipuan yang menimpanya.
Kejadian ini dibagikan oleh akun Instagram @/lambe_turah. Hingga berita ini dipublikasikan, video ini sedikitnya telah disaksikan 170 ribu kali.
"Emak-emak memang beda. Emak-emak selalu di depan," tulis akun ini sebagai keterangan Instagram.
Dalam video, seorang wartawan terlihat sedang merekam suasana di sebuah halaman kantor investasi tersebut. Terlihat, halaman kantor dipenuhi dengan warga yang menanti penjelasan atas kasus investasi bodong.
Wartawan pun mulai melakukan pekerjaannya dengan mewawancarai seorang korban. Sang korban yang merupakan ibu-ibu mengungkap telah melakukan investasi Rp40 juta di tempat tersebut.
"Berapa yang ibu investasikan bu?" tanya wartawan.
"40 juta," jawab sang ibu sambil lalu.
Tiba-tiba, wartawan ini dihampiri oleh emak-emak yang mengamuk. Sang emak yang ternyata juga korban ini langsung menyemprot wartawan ini karena membawa-bawa kamera.
"Kiapa bapa wawancara? Bapa mo kase pulang torang pe doi? (Kenapa bapak mau wawancara? Bapak mau kasih pulang uang orang itu?). Bawa-bawa kamera," amuk sang emak.
Sang wartawan lantas dengan sabar memberikan penjelasan. Ia menyatakan berniat melakukan wawancara. Jika sosok yang diwawancarainya tidak mau, maka ia tidak akan melakukannya.
"Saya melakukan peliputan di sini buk. Jadi kalau ibu tidak bersedia diwawancara tidak masalah. Ini melakukan peliputan bu," jelas wartawan.
Tak sampai di situ, wartawan ini juga berpesan kepada emak-emak itu agar menahan emosi. Pasalnya, ia juga bukan penipu dan hanya melakukan pekerjaannya.
"Jadi ibu marah sama retainer-nya jangan marah sama kita juga dong bu," ucap wartawan.
Setelah menegur emak-emak itu, sang wartawan berbalik. Ia melanjutkan wawancaranya dengan seorang ibu yang menjadi korban.
Namun, lagi-lagi sesi wawancaranya ini mendapatkan amukan dari emak-emak sebelumnya. Sang emak-emak meminta ibu itu untuk diam dan tidak menjawab pertanyaan wartawan.
"Jangan jawab, jangan jawab. Jangan jawab," teriak sang emak.
Sontak, sang ibu itu hanya bisa diam karena takut suasana semakin memanas. Sementara itu, wartawan ini akhirnya tidak melanjutkan wawancara dengan ibu tersebut.
Kejadian itu tentu langsung ramai dikomentari warganet. Banyak yang menuliskan komentar tidak kaget jika emak-emak itu menjadi korban penipuan karena kelakuannya yang asal mengamuk.
Namun, banyak juga warganet yang menuliskan komentar kocak mengenai momen wawancara di tengah musibah penipuan tersebut.
"The power of emak-emak," tulis warganet.
"Gak ngebayangin kalau penipunya ketangkep sama emak-emak itu," komentar warganet.
"Cocok jadi korban penipuan," celutuk warganet.
"Pantesan kena tipu," tambah yang lain.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3775 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1442 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1428 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 1381 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1293 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun