Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 5 September 2026
Pemkab Buleleng Gencarkan Pemilahan Sampah dari Sumber
BERITABALI.COM, BULELENG.
Pemerintah Kabupaten Buleleng menggencarkan gerakan bersih lingkungan sekaligus pemilahan sampah dari sumber secara masif. Gerakan tersebut digelar serentak di kawasan perkotaan Singaraja, Jumat (4/9) dalam serangkaian memperingati World Clean up Day (WCD) 2026.
Aksi gotong royong yang dimulai pukul 07.00 WITA itu dibagi dalam enam zonasi. Pembersihan menyasar sejumlah kawasan permukiman dan padat penduduk, mulai dari Kampung Singaraja, Kampung Bugis, Kampung Kajanan, Kampung Baru, Kampung Anyar, Kaliuntu hingga Banyuning.
Kepala Bidang Tata Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Buleleng, Made Adiana, mengatakan kegiatan melibatkan lintas sektor. Masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengerahkan personel sebagai koordinator di wilayah binaan bersama Forkopimda, TNI/Polri, BUMD, kelurahan, pelajar hingga masyarakat.
Menurut Adiana, kegiatan tersebut tidak sekadar mengumpulkan sampah. Petugas juga diarahkan melakukan pemilahan sejak dari lokasi pembersihan, terutama sampah plastik dan anorganik.
"Aksi gotong royong hari ini difokuskan pada pemilahan sampah dari sumbernya, terutama sampah plastik atau anorganik. Sampah organik yang ditemukan tetap dikumpulkan dan diangkut untuk dikelola secara terpisah," ujar Adiana.
Sampah yang terkumpul kemudian diarahkan sesuai jenisnya. Sampah organik dibawa ke Rumah Pengolahan Sampah Organik (Jaga Raga). Sementara sampah anorganik yang memiliki nilai ekonomis disalurkan ke Bank Sampah Induk (BSI) Buleleng untuk didaur ulang. Sedangkan sampah residu yang tidak dapat dimanfaatkan langsung diangkut menuju Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).
Adiana berharap gerakan tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial memperingati WCD. Kebersihan lingkungan dan pemilahan sampah diharapkan menjadi kebiasaan yang dilakukan secara rutin.
"Kegiatan gotong royong ini dilaksanakan setiap Jumat dan akan mencapai puncaknya pada Minggu, 20 September 2026 mendatang," katanya.
Selain melibatkan ribuan personel di kawasan perkotaan, gerakan kebersihan juga dilakukan oleh satuan pendidikan dari jenjang SD hingga SMA/SMK serta masyarakat di desa dan kelurahan secara mandiri.
Melalui momentum WCD 2026, Pemkab Buleleng mendorong seluruh lapisan masyarakat menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan dan membiasakan pemilahan sampah sejak dari sumbernya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3050 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 605 Kali
Kebakaran Gudang Rongsokan Sunset Road Diduga Dipicu Gas
Dibaca: 517 Kali
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Dibaca: 493 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman