Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Penyebaran Omicron di Luar Jawa Bali Jadi Perhatian Serius

Senin, 7 Februari 2022, 19:45 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/merdeka.com/Penyebaran Omicron di Luar Jawa Bali Jadi Perhatian Serius

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NASIONAL.

Belajar dari varian Delta, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah mewaspadai penyebaran Omicron di luar Jawa Bali. Kini penyebaran kasus di luar Jawa Bali memang sedikit terlambat.

Saat ini terjadi kenaikan Reproduksi Kasus Efektif (Rt). Di Kalimantan, angka Rt tercatat naik menjadi 1,02, Maluku 1,12, Papua 1,07, Nusa Tenggara 1,04, Sulawesi 1,02, sedangkan Sumatea tercatat tetap.
 
"Kalau kita lihat kasus di luar Jawa-Bali memang masih lagging. Jadi ada lagging antara Jawa dan non-Jawa, berdasarkan delta itu sekitar tiga sampai empat minggu," katanya dalam video conference, Senin, 7 Februari 2022.
 
Airlangga menyampaikan kasus konfirmasi harian di luar Jawa Bali masih sebesar 6,7 persen atau total 2.405 dengan kasus kematian sebanyak tiga, dan secara keseluruhan kasus aktif 13.424 atau tujuh persen.

"Kalau kita lihat keterisian tempat tidur di rumah sakit (BOR) di luar Jawa Bali tertinggi di Sulawesi Tenggara 15 persen, Sumatera Selatan 11 persen, Lampung 11 persen, Kalimantan Selatan 10 persen, Bengkulu 10 persen, sisanya dibawah 10 persen," ungkapnya.

 

Presiden Joko Widodo pun meminta agar dilakukan percepatan vaksinasi baik dosis 1 dan dosis 2. Di luar Jawa Bali, beberapa daerah telah mencapai 70 persen vaksinasi dosis 2, yaitu Kepulauan Riau 85,6 persen, Kalimantan Timur 71,2 persen, Bangka Belitung 68,3, dan Kalimantan Utara 65,9 persen.
 
"Oleh karena itu dosis 2 menjadi penting terutama untuk kelompok lansia dan komorbid. Dan tentu selanjutnya vaksinasi ketiga perlu diakselerasi agar tidak terjadi akibat daripada Omicron yang berpindah dari Jawa ke luar Jawa," pungkas dia.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/tim



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami