Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Botol Air Mineral Jadi Sampah Terbanyak yang Cemari Sungai di Bali

Senin, 7 Februari 2022, 20:35 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/suara.com/Botol Air Mineral Jadi Sampah Terbanyak yang Cemari Sungai di Bali

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Limbah yang mencemari sungai di Bali masih jadi masalah besar. Sejumlah produk dari perusahaan ternama juga menjadi penyumbang terbesar sampah yang ada.

Sampah plastik produk air minum kemasan Danone Aqua paling banyak tercecer dan mencemari perairan sungai di Bali, menurut sebuah laporan.

"Danone Aqua adalah perusahaan yang paling mencemari lingkungan," kata Sungai Watch, sebuah lembaga nirlaba lingkungan di Bali, dalam laporan anyar kondisi perairan sungai di Bali akibat pencemaran sampah kemasan korporasi.

Temuan itu bersumber dari analisa 227.842 item sampah korporasi, mencakup saset, botol plastik, plastik keras, gelas sekali pakai, kaleng dan gelas kaca, yang dikumpulkan relawan Sungai Watch di perairan sungai di Bali kurun Oktober 2020 hingga Desember 2021.

"Sampah Danone Aqua mencakup 27.486 item atau 12% dari total sampah korporasi," kata laporan.

Sampah plastik produk air minum kemasan Danone Aqua paling banyak tercecer dan mencemari perairan sungai di Bali, menurut sebuah laporan.

Dari total sampah Danone Aqua itu, sebagiannya berupa plastik air minum gelas sekali pakai (14.147 item, seperempat total sampah plastik gelas) dan sisanya adalah botol air minum kemasan (12.352 item, sepertiga total sampah plastik botol air minum). (Sumber : Tempo)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/tim



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami