Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 22 Juli 2026
Pasutri Positif Covid-19 Jalan-Jalan ke Tempat Wisata
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Heboh kabar pasangan suami istri (Pasutri) yang terkonfirmasi Covid-19 justru jalan-jalan ke Malang dan Kota Batu. Dikabarkan, ternyata Pasutri positif Covid-19 itu berasal dari Kalimantan Timur (Kaltim).
Kabar itu juga viral di media sosial (Medsos) Instagram. Akun informasi @balikpapanku mengatakan bahwa pihak kepolisian berhasil mengidentifikasi identitas pasutri yang terkonfirmasi Covid-19, lalu jalan-jalan ke Malang dan Kota Batu.
Dari keterangan admin, ia berharap bahwa pasutri tersebut bukan orang Balikpapan. Hal itu ia sampaikan dengan diakhiri emoji sedih di akhir kalimat.
"Waduh semoga bukan orang Balikpapan. Polisi berhasil mengidentifikasi pasutri yang mengaku positif Covid-19 kemudian jalan-jalan ke Malang dan Kota Batu. Penyelidikan mengungkap mereka adalah warga Kalimantan Timur. Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan pihaknya sudah melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi pemilik akun yang memposting bahwa dia terpapar Covid-19 dan jalan-jalan ke Malang tersebut. Hasilnya, diketahui orang tersebut adalah warga luar Kota Malang," jelas admin melansir dari keterangan tulis, Selasa (8/2/2022).
Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto juga membenarkan hal itu. Dari keterangan tulis admin, katanya hal itu sudah dikonfirmasi melalui aplikasi pesan instan.
"Iya sudah, warga luar Kota Malang, tepatnya di Kalimantan Timur," jawab Budi Hermanto melalui pesan singkat dari aplikasi pesan instan.
Berdasarkan apa yang tertulis di keterangan. pihak Polresta Malang Kota sudah melayangkan surat pemanggilan kepada warga tersebut. Tujuannya untuk melakukan klarifikasi.
"Iya, dalam proses pemanggilan Polresta," tandas Budi Hermanto, juga dikutip dari keterangan tulis @balikpapanku.
Tanggapan warganet
Warganet yang melihat unggahan tersebut ramai memberikan komentar. Mereka banyak yang terkejut dengan hal itu, khususnya warganet yang berasal dari Kaltim sendiri.
"Terungkap telah terjadi banyak kerumunan manusia seperti saat vaksin dan lain lain sebelum bulan puasa dan lebaran 2022 tidak ada kasus lonjakan covid ," tuturnya.
"Waduh ...kecolongan lagi ...terus apa kabar farmasi yg salah kirim hasil PCR tuh sudah sampai mana orang yg fositif di rumah aja apa dah jalan jalan ..," jelasnya.
"Ngerik kayak buronan..narapidana rek...," ucapnya.
"Waduuhh itu hasil rapidnya beli atau bgmna? Kok bs lolos?," sambatnya.
"Kok bisa naik pesawat???? Kan mesti PCR or antigen???," tambahnya bertanya.
"Haih beban masyarakat," tandasnya.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3786 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1446 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1439 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 1386 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1296 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun