Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 20 Oktober 2026
Pasutri Positif Covid-19 Jalan-Jalan ke Tempat Wisata
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Heboh kabar pasangan suami istri (Pasutri) yang terkonfirmasi Covid-19 justru jalan-jalan ke Malang dan Kota Batu. Dikabarkan, ternyata Pasutri positif Covid-19 itu berasal dari Kalimantan Timur (Kaltim).
Kabar itu juga viral di media sosial (Medsos) Instagram. Akun informasi @balikpapanku mengatakan bahwa pihak kepolisian berhasil mengidentifikasi identitas pasutri yang terkonfirmasi Covid-19, lalu jalan-jalan ke Malang dan Kota Batu.
Dari keterangan admin, ia berharap bahwa pasutri tersebut bukan orang Balikpapan. Hal itu ia sampaikan dengan diakhiri emoji sedih di akhir kalimat.
"Waduh semoga bukan orang Balikpapan. Polisi berhasil mengidentifikasi pasutri yang mengaku positif Covid-19 kemudian jalan-jalan ke Malang dan Kota Batu. Penyelidikan mengungkap mereka adalah warga Kalimantan Timur. Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan pihaknya sudah melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi pemilik akun yang memposting bahwa dia terpapar Covid-19 dan jalan-jalan ke Malang tersebut. Hasilnya, diketahui orang tersebut adalah warga luar Kota Malang," jelas admin melansir dari keterangan tulis, Selasa (8/2/2022).
Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto juga membenarkan hal itu. Dari keterangan tulis admin, katanya hal itu sudah dikonfirmasi melalui aplikasi pesan instan.
"Iya sudah, warga luar Kota Malang, tepatnya di Kalimantan Timur," jawab Budi Hermanto melalui pesan singkat dari aplikasi pesan instan.
Berdasarkan apa yang tertulis di keterangan. pihak Polresta Malang Kota sudah melayangkan surat pemanggilan kepada warga tersebut. Tujuannya untuk melakukan klarifikasi.
"Iya, dalam proses pemanggilan Polresta," tandas Budi Hermanto, juga dikutip dari keterangan tulis @balikpapanku.
Tanggapan warganet
Warganet yang melihat unggahan tersebut ramai memberikan komentar. Mereka banyak yang terkejut dengan hal itu, khususnya warganet yang berasal dari Kaltim sendiri.
"Terungkap telah terjadi banyak kerumunan manusia seperti saat vaksin dan lain lain sebelum bulan puasa dan lebaran 2022 tidak ada kasus lonjakan covid ," tuturnya.
"Waduh ...kecolongan lagi ...terus apa kabar farmasi yg salah kirim hasil PCR tuh sudah sampai mana orang yg fositif di rumah aja apa dah jalan jalan ..," jelasnya.
"Ngerik kayak buronan..narapidana rek...," ucapnya.
"Waduuhh itu hasil rapidnya beli atau bgmna? Kok bs lolos?," sambatnya.
"Kok bisa naik pesawat???? Kan mesti PCR or antigen???," tambahnya bertanya.
"Haih beban masyarakat," tandasnya.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4499 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2123 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2067 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1651 Kali
NCC 4 Jadi Ruang Kolaborasi dan Apresiasi Karya Generasi Muda
Dibaca: 1548 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan