Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 23 Oktober 2026
Ribuan Pekerja Kota New York Dipecat Karena Tolak Vaksinasi Covid-19
BERITABALI.COM, DUNIA.
Walikota New York Eric Adams mengumumkan bahwa lebih dari 1.400 pekerja sekelas PNS di sana diberhentikan dari pekerjaan karena menolak mandat untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19.
Dari ribuan pekerja tersebut, 914 di antaranya adalah pekerja di Departemen Pendidikan dan 101 lainnya di Otoritas Perumahan.
Mandat wajib vaksinasi sendiri dikeluarkan oleh pendahulu Adams, Bill de Blasio pada Oktober, di mana seluruh pekerja kota diwajibkan mendapat vaksinasi Covid-19.
"Saya ingin mereka bertahan, saya ingin mereka menjadi pegawai kota, tetapi mereka harus mematuhi aturan," kata Adams saat melakukan konferensi pers, 10 Februari 2022 lalu, dikutip Suara.com dari Newsweek.
"Kami tidak memecat mereka. Mereka berhenti Ini tanggung jawabnya jelas," tambah Adams.
Meski 'baru' 1.430 orang yang dipecat, namun pihak kota New York mengaku siap kehilangan total 3.000 pegawai lainnya, atau satu persen dari total seluruh PNS di kota New York, Amerika Serikat.
Ditulis Times, pengurangan tersebut masih bagian dari respon menolak mandat vaksinasi yang ditetapkan oleh pemerintah New York.
Pada 11 Februari 2022 lalu, banyak pekerja kota New York yang turun ke jalan dan memprotes pemecatan tersebut.
Cassey McFadden, pensiunan yang bekerja sebagai guru lebih dari 25 tahun, terpaksa harus kembali mengajar sebagai guru pengganti karena banyak sekolah kekurangn guru akibat Covid-19. Ia juga mengatakan bahwa mandat wajib vaksin Covid-19 merupakan sesuatu hal yang 'memalukan'.
Cassey sendiri belum mendapatkan vaksin karena memiliki alergi parah dan harus melakukan tes secara berkala setiap minggu. Ia juga mengatakan bahwa dirinya bersedia menjadi guru pengganti karena membutuhkan uang agar bisa tetap bertahan.
"Mengapa mereka begitu kejam dan membuat orang kehilangan pekerjaan ketika yang mereka lakukan hanyalah melakukan tes Covid-19 mingguan?" kata Cassey.
Di sisi lain, seorang petugas pemadan kebakaran New York yaitu Paul Schweit mengatakan bahwa para anggota pemadam kebakaran yang menolak mandat vaksinasi Covid-19 akan segera dipecat pada Jumat pekan ini.
"Kami meminta kebebasan untuk memilih," kata Paul. (Sumber : Suara.com)
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4544 Kali
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 4010 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2334 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2150 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2141 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan