Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 3 Agustus 2026
Soal Kriteria Calon Ketua KONI Bali, Ini Kata Pemerhati Olah Raga
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Salah satu pemerhati olahraga Bali yang juga seorang penyelengara event-event olah raga bertaraf Nasional maupun Internasional, Drs. Wayan Suata menanggapi tentang sosok calon Ketua Komite Olah Raga Nasional Indonesia atau KONI Bali.
Menurutnya, siapapun nanti menjadi Ketua KONI Bali ke depan paling tidak memiliki motivasi pemikiran maju bagaimana mengkemas olahraga sebagai industri dapat menghasilkan uang.
Salah satunya misalnya dengan cara membuat event-event bertaraf nasional ataupun internasional atau industri pariwisata olah raga atau Sports Tourism Industry.
Dengan demikian, kata dia, saat atlet datang menginap di hotel, maka ada setoran pajak ke Provinsi atau Kabupaten. Bahkan, tranportasi, serta kuliner, serta destinasi wisata pun akan terkena imbasnya.
"Kriteria calon itu harus memiliki potensi kedepan. Harapannya kepada Bapak Gubernur Bali dalam kaitan dengan hal tersebut harus dapat memilah dan memilih calon Ketua KONI Bali kedepan yang tepat nantinya," katanya, Kamis (17/2) di Denpasar.
Ia mengungkapkan agar Ketua KONI Bali mengandalkan bantuan dana dari Pemerintah karena laporan dan pertanggung jawaban harus harus transparan.
"Jangan sampai masyarakat tidak tahu penggunaan anggaran disalurkan Pemerintah kepada Ketua KONI," sebutnya.
"Jadi Ketua KONI Bali ke depan harus pro aktif mencari dana," cetusnya.
Menurut pandangannya, Ketua KONI dua periode saat ini sudah sangat bagus terutama dalam pembinaan prestasi. Tetapi, kata dia, masih kurang dalam hal laporan pertanggung jawaban keuangan kepada masyarakat khususnya terkait cabor.
Karena, Cabor yang menyelenggarakan kegiatan baik nasional atau lokal ibarat pengemis meminta uang bantuan kepada KONI.
"Itulah ketidak transparanan Ketua KONI serta tidak adil dalam pembinaan kepada semua Cabang olahraga. Ya, terkadang terlihat seperti merengek seperti membawa proposal misalnya ke KONI," paparnya.
Suata menambahkan dalam mempertahankan 5 besar di PON di Papua misalnya, Ketua KONI harus bekerja keras dengan semua cabang- cabang olahraga.
"Ya, dimana ada semangat disitu ada peluang," pungkasnya.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 344 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 291 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 221 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun