Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 3 Agustus 2026
Kesha Ratuliu Ditegur Karena Bawa Anak ke Bali usai Sembuh dari COVID-19
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kesha Ratuliu beberapa waktu lalu rela mengurus suami dan anaknya yang positif COVID-19 meski dirinya dinyatakan negatif. Selama berhari-hari ia tinggal dalam kamar yang sama demi mengurus suami dan anaknya yang masih bayi.
Setelah sembuh, Kesha bersama suaminya, Adhi Permana serta sang putra, Qwenzy langsung bertolak ke Bali. Mereka berangkat ke Bali dengan transportasi pesawat.
Ia membagikan foto saat berada di pesawat. Kesha mengatakan bahwa penerbangan tersebut menjadi penerbangan pertama bagi Qwenzy.
Namun, para netizen justru julid di kolom komentar. Banyak yang menyentil Kesha karena nekat bepergian membawa bayi yang pernah terkena COVID-19.
"Waduh kasian bayinya musim begini diajak jalan-jalan," tulis netizen. "Baru sembuh COVID udah liburan aja," sahut lainnya.
Sayangnya komentar-komentar tersebut kini sudah mulai menghilang dari kolom komentar Kesha Ratuliu. Hanya terlihat beberapa netizen yang meninggalkan komentar julid kepada Kesha.
Seorang netizen lantas melempar sentilan saat artis 23 tahun itu membuka kolom QnA di Instagram Story.
"Baru aja negatif ko udah berani pergi jauh?" tanya netizen.
Lantas Kesha langsung membagikan pertanyaan tersebut di Instagram Story. Ia membalas ketus sentilan netizen itu.
"Ya kecuali masih positif terus udah pergi pergi itu baru namanya orang tablo. Lagian di peduli lindungi kita juga udah green tandanya udah boleh pergi pergi. Napaci netijen bicit kimiw," balas Kesha.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 343 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 285 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 220 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun