Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 2 November 2026
Tambahan Pasien Covid-19 di Bali Perlahan Menurun
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Secara perlahan penularan covid-19 varian omicron di Bali mulai terkendali. Kondisi itu ditandai penurunan tambahan pasien Covid-19 secara bertahap.
Pada Sabtu 18 Februari 2022 jumlahnya hanya bertambah 939. Jumlah ini merupakan 3 digit pertama setelah terjadi lonjakan varian omicron dalam sebulan terakhir. Berbanding terbalik jumlah pasien yang sembuh terus mengalami peningkatan setiap harinya.
Data Sabtu (19/2/2022), jumlah pasien yang sembuh pertama 1.573 orang. Namun jumlah pasien Covid-19 yang meninggal dunia cukup memprihatinkan karena jumlahnya semakin meningkat hampir setiap hari.
Data terbaru jumlahnya mencapai 20 orang pada Sabtu kemarin. Data tersebut disampaikan Sekretaris Satgas Penanganan Covid 19 Provinsi Bali, Made Rentin.
Tingginya tingkat kesembuhan pasien Covid 19 di Provinsi Bali membuat keterisian tempat tidur di ruang perawatan di rumah sakit relatif rendah. Hal itu diakui oleh Kepala Rumah Sakit Tingkat II Udayana, Kolonel CKM dr. Suparno ketika diwawancarai belum lama ini.
"Iya (tingkat kesembuhan tinggi). Awal-awal pandemi di sini merawat 30 an pasien. Itu sudah melebihi 50 persen, karena kita punya 51 tempat tidur," ujarnya.
Sementara data pada Kamis (17/2/2022), jumlah pasien yang dirawat di Rumkit Tingkat II Udayana hanya 12 pasien Covid 19. Mereka terdiri dari anggota TNI, keluarga TNI, dan beberapa masyarakat umum.
Dia menerangkan bahwa saat ini masuk pasien sangat cepat. Hal itu menurutnya menandakan penularan Covid 19 yang cepat, dan kesembuhan pasien relatif tinggi. Mereka sembuh dalam empat sampai lima hari.
Dan hanya sebagian kecil yang kemudian menjalani isolasi terpusat, sehingga keterisian tempat tidur juga rendah. Hal itu juga dipengaruhi oleh jumlah pasien yang dirujuk ke rumah sakit hanya yang mengalami gejala sedang hingga gejala berat.
Sedangkan mereka yang bergejala ringan dan juga tanpa gejala disarankan melakukan isolasi terpusat dan sebagian lagi isolasi mandiri.
"Saat ini yang kami rawat yang bergejala sedang dan juga komorbid. Sedangkan pergi jaringan kita tidak merawat," ungkapnya.
Reporter: bbn/dps
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 475 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 379 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 314 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan