Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Ini Efek Samping Vaksin Booster Pfizer dan Moderna

Minggu, 20 Februari 2022, 10:40 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com/ist/suara.com/Ini Efek Samping Vaksin Booster Pfizer dan Moderna

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NASIONAL.

Pemerintah telah mengeluarkan perintah vaksin booster untuk masyarakat di Indonesia. Vaksin booster ini sudah berlangsung sejak 12 Januari 2022. Lantas, adakah efek samping vaksin booster?

Diketahui, vaksin booster ini diberikan kepada masyarakat umum secara gratis. Melansir dari situs Kemenkes.go.id, pemberian vaksin booster kepada masyarakat Indonesia berusia di atas 18 tahun serta telah mendapat vaksinasi dosis 2 dengan minimal jangka waktu 6 bulan.  

Selain itu, pemberian vaksin booster ini juga diprioritaskan untuk lansia (lanjut usia) maupun penderita immunokompromais. Bicara soal vaksin booster, simak berikut ini efek samping vaksin booster yang dilansir dari berbagai sumber.

Efek Samping Vaksin Booster

Suntikan vaksin booster terbukti aman. Dalam hal keamanan, mereka tidak menemukan efek samping baru, yang berarti konsisten dengan apa yang telah dilihat dalam penelitian sebelumnya. Bagi mereka yang khawatir tentang miokarditis atau perikarditis, radang otot jantung atau lapisan luar jantung, tidak ada kasus yang diamati. 

Selain itu, ada juga efek samping vaksin booster atau vaksin dosis ketiga sangat mirip dengan dosis kedua, yang mana menyatakan "tidak ada pola reaksi merugikan yang tidak terduga".

Suntikan vaksin booster tidak hanya aman, tetapi juga terbukti sangat efektif dalam meningkatkan kekebalan seseorang terhadap Covid-19. Dalam studi Pfizer, mereka menemukan bahwa kemanjuran vaksin booster relatif lebih dari 95 persen, yang mengembalikan kemanjuran vaksin asli sebelum kekebalan berkurang.

Moderna masih mengumpulkan data akhir, tetapi karena Moderna telah terbukti menghasilkan antibodi penetralisir dan antibodi total dalam jumlah yang baik, kami berharap kemanjurannya setara dengan hasil Pfizer.

Perlu dicatat bahwa booster Moderna hanya setengah dari dosis aslinya. Ini karena dua dosis awal vaksin Moderna secara komparatif jauh lebih tinggi daripada Pfizer, sehingga individu hanya perlu setengah dosis untuk meningkatkan.

Baik Pfizer dan Moderna menemukan bahwa vaksin mereka telah menurunkan perlindungan terhadap varian Omicron tetapi perlindungan ini tampaknya dipulihkan setelah suntikan booster. 

Pfizer mengatakan boosternya meningkatkan titer antibodi hingga 25 kali lipat.  Sementara itu, Moderna menemukan bahwa dosis booster 50 mikrogram meningkatkan tingkat antibodi sekitar 37 kali lipat.

Demikian informasi mengenai efek samping vaksin booster yang perlu diketahui. Yang belum vaksin, yuk segera vaksin. Dan bagi yang sudah vaksin dosis lengkap, segera lakukan vaksin booster.(sumber: suara.com)
 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami