Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 2 Agustus 2026
Menparekraf Serahkan DAK Pariwisata ke Pemkab Jembrana Bali
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menyerahkan Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang pariwisata untuk alokasi peningkatan amenitas dan daya tarik wisata di Kabupaten Jembrana, Bali.
Menparekraf Sandiaga saat menyerahkan DAK ke Bupati Jembrana I Nengah Tamba di Pengambengan, Kabupaten Jembrana, Bali, Rabu (23/2/2022) mengatakan dana tersebut menjadi komitmen pemerintah dalam menerapkan program yang tepat sasaran, tepat manfaat, dan tepat waktu.
"Ini bukti pemerintah menerapkan program untuk membangkitkan ekonomi dan menyejahterakan masyarakat sehingga tepat sasaran, tepat manfaat, dan tepat waktu pada masyarakat yang betul-betul membutuhkan," kata Menparekraf Sandiaga.
Kabupaten Jembrana mendapat DAK fisik dan non-fisik dengan total sekitar Rp5,5 miliar. DAK bidang pariwisata yang dialokasikan dari APBN ke Kabupaten Jembrana diarahkan untuk kepentingan peningkatan amenitas dan daya tarik wisata.
Untuk DAK fisik ini berupa toilet, tempat parkir, pembuatan lanskap, plaza kuliner, panggung kesenian, menara pandang, dan sirkuit all in one yang berstandar nasional dilengkapi dengan CHSE.
Sandiaga menjelaskan, DAK ini paling banyak digunakan sebesar 5 persen dari pagu alokasi per-daerah untuk mendanai kegiatan penunjang yang berhubungan langsung dengan pariwisata demi kebangkitan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
"Saya ingin pengembangan destinasi ini fokus kepada kualitas dan keberlanjutan lingkungan, dan dipastikan untuk menyejahterakan masyarakat dan menyerap lapangan kerja karena banyak sekali masyarakat terdampak akibat pandemi," ujarnya.
Menparekraf Sandiaga juga berharap dengan disalurkannya DAK ke Kabupaten Jembrana, menjadi sinyal kebangkitan ekonomi dan menumbuhkan optimisme masyarakat untuk pulih dari pandemi.
"Harapannya dapat membangun optimisme menjaga momentum kebangkitan ekonomi untuk Kecamatan Negara dan Kabupaten Jembrana," pungkasnya.
Sebelum menyerahkan DAK ke Pemda Jembrana, Menparekraf sempat menyaksikan atraksi khas setempat yaitu Mekepung yang merupakan atraksi karapan sapi di tepian pantai Pengambengan.
Mekepung artinya berkejar-kejaran, inspirasinya muncul dari kegiatan tahapan proses pengolahan tanah sawah yaitu tahap melumatkan tanah menjadi lumpur dengan memakai bajak Lampit Slau setelah menyaksikan Makepung. Menparekraf didampingi Bupati Jembrana juga meninjau lokasi sirkuit all in one dengan menggunakan mobil off road 4x4.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 313 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 241 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 201 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun