Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 3 November 2026
Ada Perayaan Isra Mi'raj dan Nyepi, Ini Imbauan Polisi
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Guna menyamakan persepsi terkait pengamanan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1944, yang jatuh pada 3 Maret 2022, Polresta Denpasar menggelar rapat koordinasi (rakor) dengan stakeholder terkait di Kota Denpasar dan Kabupaten Badung.
Rakor ini berlangsung di mapolresta Denpasar, pada Jumat 25 Februari 2022 dipimpin Wakapolresta Denpasar AKBP I Wayan Jiartana.
Hadir dalam rakor, Wakil Wali kota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa, Unsur TNI, Dinas Kesehatan Denpasar dan Badung, Majelis Adat, Kementrian Agama Kota Denpasar dan Badung, bersama instansi terkait lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, AKBP Jiartana menekankan agar pihaknya bersama sama ikut menjaga toleransi. Karena selain Nyepi juga ada perayaan Hari Raya Isra Mi'raj yang jatuh pada 28 Febuari mendatang.
"Saya tidak panjang lebar membicarakan soal ini karena kita sudah punya pengalaman yang sangat baik. Saya tahu soal toleransi itu sudah dijalankan sampai di banjar-banjar membicarakan itu," ungkapnya.
Terkait rangkaian pengamanan Nyepi, perwira melati dua di pundak itu meminta agar bisa dipatuhi, dijaga, dan laksanakan sesuai keputusan yang disepakati bersama. Menurutnya, semua aturan yang keluarkan mengacu kepada kebijakan pemerintah pusat.
"Terkait pengamanan rangkaian Hari Raya Nyepi ini semua sudah tahu. Kita sudah berulangkali melaksanakan rakor, dari tingkat yang tertinggi hingga tingkat Desa. Jalani itu dengan baik," tegas AKBP Wayan Jiartana.
Senada disampaikan Kabag Ops Polresta Denpasar Kompol I Made Uder yang lebih banyak menekankan tentang teknis pengamanan. Diharapkannya, pelaksanaan upacara rangkaian Hari Raya Nyepi tidak terjadi masalah dan tidak terjadi lonjakan kasus Covid-19.
"Kita semua harus bersyukur karena beberapa hari terakhir kasus positif Covid-19 di Denpasar dan Badung menurun dan yang sembuh meningkat. Kita harus bisa pertahanan ini agar kita terus bisa tersenyum," ujar Kompol Uder.
Khusus untuk keamanan, Kompol Uder sangat berharap partisipasi dari pecalang dan unsur lainnya. Jangan sampai persolan kecil jadi besar karena tidak ditangani sejak awal.
"Misalnya nanti saat Nyepi ada suara adzan. Jangan tunggu masyarakat bertindak sendiri. Harus kita yang lebih dahulu memberikan pengertian, sehingga tidak terjadi keributan. Saya yakin saudara kita umat muslim sudah sangat paham dengan hal ini," tandasnya.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 552 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 411 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 407 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan