Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 2 Agustus 2026
India Mengembangkan Vaksin Covid-19 mRNA Baru
BERITABALI.COM, DUNIA.
Penyebaran virus corona varian Omicron mendorong India meluncurkan vaksin mRNA Covid-19 pertamanya, yang diyakini ilmuwan dapat melawan strain baru tersebut.
Layaknya vaksin Covid-19 pada umumnya, vaksin mRNA juga bertujuan memicu respons imun dengan mengaktifkan sel untuk melawan SARS-CoV-2.
Vaksin 'tradisional' menggunakan virus yang dilemahkan auatu dimatikan untuk mengaktifkan sistem kekebalan tubuh, sambil memastikan virus tidak bereplikasi.
Dalam kasus Messenger Ribonucleic Acid atau vaksin berbasis mRNA, sel-sel diinstruksikan untuk membuat protein atau sepotong protein lonjakan virus corona untuk memicu respons imun dalam tubuh.
Sel kekebalan aktif mengidentifikasi protein lonjakan 'palsu' ini dan pada akhirnya menciptakan antibodi yang dibutuhkan untuk memerangi SARS-CoV-2 asli.
Menurut Times of India, teknologi mRNA menggunakan sepotong DNA untuk diubah menjadi RNA agar sel dapat menghasilkan protein lonjakan.
Vaksin mRNA pertama buatan India
Vaksin mRNA ini sednag dikembangkan oleh Gennova Biopharmaceuticals di Pune. Sampai sekarang, fase uji coba 2/3 terhadap manusia telah selesai dan perusahaan sedang dalam proses mengirimkan data ke otoritas pengatur obat di negara tersebut.
"Uji coba fase II dan III telah selesai. Kami telah menyerahkan dan mempresentasikan data Tahap II dan sedang dalam proses penyerahan data uji coba Tahap III yang dilakukan dterhadap 4.000 peserta," jelas CEO Gennova Biopharmaceuticals, Sanjay Singh.
Sebelumnya, Singh mengungkap bahwa vaksin tersebut menggunakan bahan lipid dan enzim, yang memungkinkan vaksin disimpan dalam suhu 2 hingga 8 derajat Celcius.
Selain itu, vaksin buatan India ini akan lebih mudah daripada vaksin mRNA dari Amerika yakni Pfizer dan Moderna. Namun, kemungkinan lebih mahal daripada Covishield atau Covaxin. (Sumber: Suara.com)
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 255 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 179 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 153 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun