Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 31 Juli 2026
4 Tanda Nyeri Haid Bisa Jadi Gejala Penyakit Serius
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kebanyakan wanita akan mengeluhkan nyeri haid ketika datang menstruasi. Rasa sakit atau nyeri di area perut bagian bawah ini sangat wajar terjadi ketika menstruasi.
Tapi, Anda juga tidak boleh mengabaikan nyeri haid yang terasa sakit hingga tak tertahankan ketika menstruasi. Karena, nyeri haid ini bisa diperngaruhi oleh kondisi kesehatan, salah satunya endometriosis.
Wanita dengan kondisi ini memiliki jaringan rahim yang tumbuh di tempat yang tidak seharusnya. Hal ini berperilaku dengan cara yang sama seperti lapisan rahim, membangun, memecah dan berdarah dengan setiap siklus menstruasi, menyebabkan rasa sakit yang membakar melalui daerah panggul.
Dr. Snieguole Martinkiene, seorang dokter kandungan ginekolog (OB/GYN), mengatakan ada beberapa gejala yang mungkin mengarah pada diagnosis endometriosis.
"Gejala ini termasuk nyeri haid yang melemahkan, nyeri panggul kronis selama lebih dari enam bulan, bercak tidak teratur, kembung, kelelahan kronis," kata Dr. Snieguole Martinkiene.
Dr. Snieguole mengatakan endometriosis berkembang selama bertahun-tahun dan sangat penting untuk dikenali sejak dini. Sel-sel yang membentuk mukosa rahim memiliki kecenderungan untuk berkembang biak dan membentuk fokus endometrium yang membuat penyakit berkembang dalam empat tahap.
“Semakin lanjut stadiumnya, semakin besar kemungkinan endometriosis dapat menyebabkan infertilitas dan masalah kesehatan lainnya," katanya.
Karena itulah, diagnosis endometriosis sejak dini bisa mencegah penyebaran penyakit. Tapi, endometriosis dapat memakan waktu rata-rata tujuh tahun untuk didiagnosis dan hingga 12 tahun.
Vilmante Markeviciene, pendiri merek produk kebersihan feminin Gentle Day mengakui bahwa beberapa wanita pasti mengalami rasa sakit yang menyakitkan ketika menstruasi.
Tapi, nyeri haid yang normal seharusnya tidak membuat wanita sulit beraktivitas hingga tidak bisa bekerja. Bahkan, mereka mungkin harus meredakannya dengan minum obat.
Semua wanita perlu mewaspadai nyeri haid yang terasa seperti berdenyut, terbakar, membakar, atau menusuk. Karena, semua itu bisa jadi butuh perhatian medis.
Endometriosis UK mengatakan remaja yang menderita endometriosis biasanya mengalami gejala berikut.
- Menstruasi yang menyakitkan, berat atau tidak teratur
- Sakit saat pergi ke toilet
- Kelelahan sepanjang waktu
- Nyeri panggul yang parah di antara periode
Tanda-tanda peringatan endometriosis lainnya termasuk rasa sakit selama dan setelah berhubungan seks dan kesulitan hamil, serta pendarahan dari usus. Jika Anda curiga sedang menderita endometriosis, dokter bisa mendiagnosisnya dengan laparoskopi.
Operasi ini memerlukan memasukkan kamera (laparoskop) ke dalam panggul melalui sayatan kecil di dekat pusar. Kemudian, dokter mencari tanda-tanda penyakit di sekitar saluran tuba, ovarium, dan lainnya.
Sejauh ini, tidak ada obat untuk endometriosis tetapi kondisi ini bisa dikelola dengan berbagai cara.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3905 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 3050 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2085 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2050 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1826 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun