Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Kejari Badung Ganti Pucuk Kepemimpinan, Ini Sosoknya
BERITABALI.COM, BADUNG.
Terhitung sejak gedung Kejaksaan Negeri (Kejari) Badung berdiri di Mengwi, sudah empat kali pergantian pucuk pimpinan. Kali ini, I Ketut Maha Agung, S.H.,M.H yang lebih dari setahun memimpin harus menerima jabatan baru sebagai Asisten Tindak Pidana Umum Kejaksaan Tinggi Bali.
Sementara kursi kepemimpinan di Kejari Badung digantikan oleh Imran Yusuf, S.H.,M.H. yang sebelumnya menjabat Kepala Kejaksaan Negeri Muara Tebo, Jambi.
Yusuf resmi menjabat setelah dilantik di aula Kantor Kejaksaan Tinggi Bali, Jumat (11/03) Renon, Denpasar. Setelah kegiatan ikrar sumpah jabatan, dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara serah terima jabatan dari pejabat lama kepada pejabat baru sebagai tanda sahnya pergantian Kepala Kejaksaan Negeri Badung.
Mengingat upacara serah terima jabatan ini dilaksanakan pada masa pandemi Covid-19, kegiatan dilaksanakan dengan tetap mengindahkan protokol kesehatan yakni dengan menjaga jarak aman dan menggunakan masker.
"Kegiatan pengangkatan, penempatan dan alih tugas pejabat di lingkungan Kejaksaan adalah kebutuhan organisasi dan merupakan bagian dari proses perjalanan organisasi yang bergerak secara kesinambungan," singkat Imran Yusuf.
Kepala Kejaksaan Tinggi Bali berharap melalui mutasi ini dapat mengembangkan dinamika organisasi sebagai upaya untuk mencapai tujuan organisasi khususnya Kejaksaan Republik Indonesia.
Reporter: bbn/maw
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3380 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 1658 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 803 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan