Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
Damkar Bantu Lepaskan Kaki Balita Tersangkut di Saluran Air
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Petugas pemadam kebakaran memang sering menjadi pahlawan disaat ada masyarakat yang mengalami kesulitan berupa hal-hal nyeleneh, seperti cincin yang sulit dilepas, bahkan saat kondisi bahaya seperti terjebak di kebakaran dan lainnya. Kali ini, petugas damkar di Sintang melepaskan kaki seorang balita berusia 1,3 tahun yang terjebak di saluran air.
Dari video yang diunggah lama instagram damkar sintang, tampak petugas bahkan sampai membongkar saluran air tersebut demi melepaskan kaki balita tersebut.
"Pada 10 Maret 2022, petugas pemadam kebakaran melakukan evakuasi kaki anak yang terperosok dalam saluran pembuangan air di dalam kamar mandi," terang akun tersebut.
Diketahui, petugas pemadam kebakaran mendapatkan laporan dari seseorang berinisial A, di Jalan dr.Wahidin Sudiro Husodo, kota Sintang.
"Tidak butuh waktu lama, petugas ke lokasi untuk mengeluarkan kaki anak yang tersangkut dengan membongkar saluran air terlebih dahulu," terangnya.
Dibutuhkan waktu sekitar satu jam bagi anggota untuk membongkar lubang saluran demi membuat celah agar bisa melepaskan kaki yang tersangkut di saluran air.
"Akhirnya, kaki anak berhasil di lepas," terang akun tersebut.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3905 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 3017 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2070 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2039 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1822 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun