Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 24 Oktober 2026
Menkes Budi Pastikan Indonesia Tak Lagi Kejar Herd Immunity
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Menteri Kesehatan atau Menkes Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa Indonesia sudah tidak lagi mengharapkan herd immunity Covid-19.
Menurut Menkes Budi, alih-alih mengejar herd immunity atau kekebalan kelompok, ia lebih fokus mencapai sebanyak-banyaknya masyarakat Indonesia yang punya kekebalan dari Covid-19.
"Jadi yang dikejar bukan konsep herd immunity lagi, tapi kalau bisa sebanyak-banyaknya rakyat Indonesia sudah memiliki kekebalan atau antibodi," jelas Menkes Budi saat konferensi pers, Jumat (18/3/2022).
Ia menambahkan, apabila banyak masyarakat memiliki kekebalan Covid-19, maka kegiatan masyarakat bisa lebih mudah dan leluasa dilakukan. Termasuk juga angka perawatan di rumah sakit masih terkontrol, dan angka kematian yang menurun.
Apalagi, kata Menkes Budi, herd immunity umumnya sangat dipengaruhi berbagai faktor yang harus dicapai dan dikontrol, seperti mampu mengontrol mutasi dan angka replikasi virus di masyarakat.
"Herd immunity ada rumusnya, tergantung efikasi di negara di situ, tergantung juga reproduksi number (Ro) variannya," tutur Menkes Budi.
Hal ini dibenarkan Epidemiolog Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) dr. Pandu Riono, bahwa tujuan dari herd immunity adalah menekan atau bahkan menghilangkan patogen, kuman ataupun virus.
Namun dengan situasi yang ada saat ini, sangat tidak mungkin memusnahkan virus, karena sifatnya yang terus berevolusi dan bermutasi.
"Kita berusaha mencapai vaksinasi sebanyak-banyaknya, secepat-cepatnya. Kalau toh terjadi peningkatan, penduduk sudah punya imun, jadi disebut immunity wall atau benteng pertahanan yang bisa hadapi serangan musuh," tuturnya.
"Jadi jika setiap orang punya benteng pertahanan, itu keparahan tidak terjadi karena adanya perlawanan," pungkas dr. Pandu.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5544 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4572 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2493 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2169 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2166 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan