Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
Sekretaris Utama Kemenparekraf Hadiri Dies Natalis Poltekpar Bali
BERITABALI.COM, BADUNG.
Dies Natalis ke-44 Politeknik Pariwisata Bali (Poltekpar Bali), Kamis,(24/3) terasa spesial, hal tersebut dikarenakan hadirnya Sekretaris Utama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Dra. Wayan Giri Adnyani, M.Sc., CHE.
Selain itu juga Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Faisal, S.ST.Par, CHE serta Wakil Ketua National Tourism Proffesional Board (NTPB) Drs. I Gusti Putu Laksaguna CHA, M.Sc di tengah serta mengikuti rangkaian kegiatan dilakukan dalam Dies Natalis.
Dalam kesempatan tersebut, Giri Adnyani menyakini bahwa, Poltekpar Bali merupakan lembaga sangat baik mungkin terbaik menjadi referensi dari lembaga-lembaga pendidikan lainnya karena, dilihat dari kualitas dan juga pengembangan dari lembaga mengacu pada 3C.
Yakni kurikulumnya yang berstandar internasional bukan hanya nasional, mengacu kepada organisasi internasional Word Tourism Organization. Di Poltekpar Bali juga bukan hanya lembaganya saja tersertifikasi, tetapi dosen-dosennya dan juga akreditasi dari lembaga.
"Kami selalu berinovasi dan selalu berusaha untuk menjaga kualitas, merespons bagaimana kondisi di luar untuk memperkecil gap (kekurangan). Kami siap menciptakan tenaga yang siap bekerja dan menciptakan wirausaha," paparnya.
Menurutnya, belajar bukan hanya di kelas saja, tetapi bisa dari mana saja dimana program dibahas secara bersama. Kemudian kurikulum dan banyak Rakor nantinya mengarah dalam menciptakan wirausaha.
Dirinya menambahkan, jika sebelumnya Poltekpar Bali sempat beberapa kali mengubah nama mulai dari, P4B, BPLP, STP, dan sekarang Politeknik Pariwisata Bali.
"Tentu apapun namanya tetapi esensinya bukan disitu, tetapi tujuan dari lembaga ini adalah menghasilkan SDM pariwisata yang unggul dan berdaya saing bukan hanya di tingkat nasional namun juga di tingkat internasional," katanya.
Kemudian, Direktur PPB Drs. Ida Bagus Putu Puja m.kes mengatakan, Dies Natalis ke 44 merupakan moment melihat apa yang sudah dilakukan dan dicapai, mengingat tantangan kedepan cukup besar dalam pengembangan pendidikan dan persaingan.
"Maka, dalam hal ini bagaimana berkomitmen membangun kampus dengan intergritas tinggi dan inovasi yang harus dilakukan," sebutnya.
Rangkaian kegiatan selama Dies Natalis dilakukan berkaitan dengan akademik, webinar, juga yang non akademik misalnya, donor darah, olah raga, seni budaya seperti lomba pantun karena pantun merupakan seni sastra yang mengandung wejangan dan tehnik.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3900 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 3003 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2064 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2032 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1818 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun