Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
4 Kondisi Ibu Hamil Yang Tidak Dianjurkan Puasa
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Berpuasa Ramadan adalah kewajiban bagi setiap muslim dengan catatan tidak sedang berhalangan, seperti sakit, haid, nifas, maupun sedang dalam perjalanan. Ibu hamil pun diperbolehkan untuk berpuasa jika kondisi memungkinkan. Namun, ada beberapa kondisi ibu hamil yang tidak dianjurkan puasa.
Sebagai ibu hamil, sebelum memutuskan puasa di trimester pertama, kedua, maupun ketiga, dianjurkan agar berkonsultasi terlebih dulu dengan dokter kandungan. Jika dokter kandungan mengizinkan puasa, maka biasa dokter agar ibu hamil memperhatikan sejumlah kondisi saat puasa yang bisa membahayakan janin atau bayi dalam kandungan.
Nah, berikut beberapa kondisi ibu hamil yang tidak dianjurkan puasa yang penting untuk diketahui. Simak baik-baik!
1. Dehidrasi
Jika sedang hamil, pastikan agar tubuh tetap terpenuhi asupan air mineral. Ini penting karena berguba untuk membentuk ketuban di area sekitar janin dan mendukung tumbuh kembangnya. Jangan ibu hamil sampai mengalami dehidrasi, maka akibatnya bisa syok oleh tekanan darah rendah. Dehidrasi juga dapat menyebabkan komplikasi kehamilan, bahkan cacat lahir pada bayi.
2. Mimisan
Mimisan rentan terjadi saat sedang hamil. Hal tersebut dikarenakan adanya perubahan hormon pada masa kehamilan, ini membuat pembuluh darah pada hidung melebar dan gampang pecah serta berdarah.
Mimisan saat sedang hamil memang tidak memicu bahaya besar, namun tetap perlu diperhatikan ibu hamil mengalami mimisan saat puasa.
3. Pergerakan Janin Berkurang
Ibu hamil yang berpuasa di trimester dua atau tiga, perlu untuk mewaspadai jika pergerakan janin berkurang dalam kandungan. Jika bayi dalam kandungan kurang bayi bergerak, itu artinya ada masalah pada janin. Maka dari itu, disarankan agar ibu hamil membatalkan puasa jika terjadi gerak pada bayi berkurang.
4. Kehamilan risiko tinggi
Melalukan puasa bisa dikatakan tidak dianjurkan bagi ibu yang sedang hamil yang mempunyai kehamilan risiko tinggi. Contohnya, ibu hamil yang menderita diabetes (diabetes gestasional). Beberapa ibu yang mempunyai kehamilan risiko tinggi biasanya tidak oleh dokter untuk berpuasa karena bisa membahayakan janin.
Demikian informasi mengenai beberapa kondisi ibu hamil yang tidak dianjurkan puasa yang penting untuk diketahui. Penting untuk selalu cek kesehatan ke dokter saat sedang hamil agar kondisi kesehatan janin dan ibu tetap terjaga.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5845 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4600 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2566 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2209 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2194 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan