Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 10 Mei 2026
Pasar Sukla Satyagraha Ditutup, Ombudsman Minta Klarifikasi
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Bali mendatangi Kantor Kelurahan Beng, Selasa (29/3). Kedatangan ombudsman terkait laporan pengelola Sentra UMKM Sukla Satyagraha yang merasa dihambat dalam pengurusan izin usaha.
Perwakilan Ombudsman, dipimpin Asisten Pratama II, I Gede Pebri Putra, mengatakan kedatangan mereka untuk mendapat konfirmasi dan klarifikasi terkait pelayanan pengurusan perizinan di kantor Lurah Beng.
“Kedatangan kami untuk menindaklanjuti laporan masyarakat, terkait belum ditindak lanjutinya pengajuan SKTU (Surat Keterangan Tempat Usaha) oleh Lurah Beng. Hari ini kita sudah klarifikasi, dari lurah dan kaling,” ujarnya.
Hasil pertemuan, pihaknya belum bisa membeberkan. “Hasilnya belum bisa disampaikan. Kami perlu melakukan analisis. Dan belum bisa memberi keterangan lebih lanjut,” ujarnya.
Hasil klarifikasi akan dilaporkan ke Kepala ORI. “Nanti bapak kepala yang akan menyampaikan hasil. Kalau saya kurang layak untuk menyampaikan,” terangnya.
laporan itu hanya miskomunikasi. “Kalau izin lokasi bukan kewenangan kami. Menurut kami ini miskomunikasi. Jika kita dibilang tidak melayani SKTU, tentu kami layani, namun mereka kesini nyarinya izin lokasi. Izin lokasi bukan kewenangan kami, tapi atasan kami Dinas Penanaman Modal Satu Pintu,” tutup dia.
Sebelumnya Sentra UMKM Sukla Satyagraha disegel karena tidak memiliki izin. Pengelola beralasan saat mengurus izin dihambat.
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1002 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 807 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 623 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 582 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik