Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Negara-Negara G7 Tolak Keras Bayar Gas Rusia Pakai Rubel
BERITABALI.COM, DUNIA.
Kelompok G7, organisasi tujuh negara terbesar di dunia yang disebut memiliki ekonomi maju, pada Senin (28/3/2022) menolak keras permintaan Rusia bahwa mereka harus membayar pembelian gas dan minyak dengan mata uang Rusia, rubel.
"Ini tidak dapat diterima dan kami meminta perusahaan terkait untuk tidak memenuhi permintaan Presiden Rusia Putin," kata Menteri Ekonomi Jerman Robert Habeck kepada wartawan di Berlin.
Pernyataan dari pejabat Jerman itu datang setelah negara tersebut menjadi tuan rumah pertemuan konferensi video dengan para pejabat dari Kanada, Prancis, Italia, Jepang, Inggris, dan Amerika Serikat (AS).
"Semua menteri telah sepenuhnya setuju bahwa ini adalah langkah sepihak dan jelas melanggar kontrak yang ada," ungkap Habeck.
Presiden Rusia Vladimir Putin pekan lalu menginstruksikan pemerintah untuk menggunakan rubel dalam pembayaran pasokan energi ke "negara-negara yang tidak bersahabat" - negara-negara yang telah menjatuhkan sanksi terhadap Moskow.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5846 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4600 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2566 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2209 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2194 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan