Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 22 Juli 2026
Menparekraf Bahas Peluang Kerja Sama Dengan Dubes RRT
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, melakukan pertemuan dengan Duta Besar Indonesia untuk Republik Rakyat Tiongkok, Djauhari Oratmangun, di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Senin (28/3/2022). Dalam pertemuan tersebut keduanya berdiskusi untuk membuka kembali peluang atau potensi kerja sama di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif.
Peluang kerja sama tersebut meliputi sharing best practice yang dilakukan kedua negara dalam menangani pandemi COVID-19, sharing potensial investor untuk berinvestasi di Indonesia khususnya di lima destinasi super prioritas dan di delapan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang ada di Indonesia, serta meningkatkan kehadiran restoran Indonesia di Beijing.
“Nanti kita coba petakan dengan jajaran di Kemenparekraf untuk langkah-langkah yang bisa kita lakukan supaya sebelum mereka membuka, bagaimana kita mengantisipasi dengan kegiatan promosi, aktivasi, maupun juga dari segi kegiatan investasi,” kata Menparekraf.
Seperti diketahui, Tiongkok sedang memberlakukan kebijakan Zero COVID-19 Policy untuk mengatasi pandemi di negaranya. Masyarakat Tiongkok belum dapat melakukan perjalanan wisata ke luar negeri, karena pintu perbatasan mereka belum dibuka.
Selain itu, Menparekraf menginisiasi kerja sama berupa joint promosi dalam bahasa Mandarin, sehingga tidak hanya berkenaan dengan ucapan selamat tahun baru Imlek, tapi juga materi promosi pariwisata dan ekonomi kreatif lainnya. Dengan demikian, jangkauan pasar Tiongkok dapat lebih luas dan tepat sasaran.
“Saya sangat senang sekali melakukan promosi dengan menggunakan Bahasa Mandarin. Karena menurut saya ini merupakan strategi pemasaran yang paling efektif untuk menjangkau mereka (wisatawan Tiongkok),” ujarnya.
Menparekraf juga mendorong Duta Besar RI untuk RRT agar dapat ikut mendukung tercapainya segmentasi wisatawan yang lebih mengarah ke quality tourism dan pariwisata keberlanjutan.
“Pandemi pastinya telah merubah perilaku wisatawan, mereka benar-benar mencari destinasi wisata yang aman dan nyaman. Saya banyak berharap, melalui kerja sama ini bisa ke arah ecotourism, desa wisata, hingga wisata bahari karena mereka (wisman) suka sekali,” kata Sandiaga Uno.
Dalam kesempatan itu, Menparekraf meminta dukungan Pemerintah RRT dalam menyukseskan kegiatan internasional yakni World Tourism Day 2022 dan juga G20, karena tahun ini Indonesia didapuk sebagai tuan rumah.
“Dengan ini saya mendukung untuk para wisatawan dari Tiongkok dan juga para investor dan pengusaha untuk bekerja sama dengan Indonesia dalam membuka kembali peluang usaha dan lapangan kerja demi kebangkitan ekonomi kita. Saya mengajak Pak Dubes dan tentunya di bawah pimpinan Presiden Republik Indonesia, Bapak Jokowi, berkolaborasi menyusun tatanan ekonomi baru,” kata Menparekraf.
Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Rakyat Tiongkok, Djauhari Oratmangun, menyampaikan terima kasih karena sudah diundang untuk membahas potensi yang bisa dikolaborasikan. Ia juga sepakat dengan Menparekraf bahwa bukan hanya jumlah yang menjadi fokus kerja sama kita tapi kualitas dari pada wisatawan yang berkunjung ke Indonesia.
“Pak Menteri terima kasih, saya senang sekali hadir di sini, mudah-mudahan dengan kolaborasi dan kerja sama, kita bisa mempromosikan tourism economy dan industri kreatif Indonesia di Tiongkok,” katanya.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3789 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1447 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1447 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 1394 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1298 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun