Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Hasil Pertanian Masih Potensial Jadi Olahan Bernilai Ekonomis
BERITABALI.COM, BADUNG.
Salah satu akademisi Universitas Udayana (Unud), Dosen Fakultas Teknologi Pertanian, Dr. Ir. Amna Hartiati, M.P., menyebutkan hasil pertanian di Bali masih sangat berpeluang sekali diolah dijadikan berbagai olahan maupun bahan baku produk-produk yang nantinya dapat bermanfaat bagi kehidupan masyarakat atau manusia.
Misalnya, jenis umbi-umbian yang sangat mudah dibudidayakan bahkan, di tempat tandus sekalipun dapat dibudidayakan. Selain itu, saat mengambil patinya pun dapat dikembangkan dalam skala rumahan tidak harus di skala pabrikan.
"Jadi, hasil pertanian Bali masih potensial misal, rumput laut dapat dipakai tepung sedangkan, polisakarida tersebut diperoleh dari pati seperti, Singkong, Gadung, Talas, Sueg," paparnya, Selasa,(29/3) di Badung.
Salah satu contohnya, pembuatan tas kresek dari pati Singkong dan Katagenan. Karagenan dari rumput laut, dapat juga dipakai untuk pembungkus gula pasir namun hanya bertahan 2 minggu dengan dapat dipakai cuman kurang dari 20 hari. \
"Plastik tersebut sudah diuji toksisitasnya apa beracun atau tidak karena, ini masih untuk pengemasan dan bukan untuk konsumsi jadi, ini masih bisa terurai dalam tanah dan tidak beracun," katanya.
Dirinya menambahkan, karena produknya tidak hanya dimakan akan tetapi dapat mengatasi sampah plastik yang puluhan tahun tidak dapat terurai di dalam tanah.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5851 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4604 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2569 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2212 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2198 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan