Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 23 Oktober 2026
Enam Bulan Dibina, UMKM Juara Denpasar Naik Panggung di Primakara University
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Setelah menjalani seleksi dan pembinaan selama sekitar enam bulan, para pelaku usaha peserta UMKM Juara Kota Denpasar 2026 mendapat panggung untuk memperkenalkan produk dan mengembangkan jejaring bisnis melalui Awarding UMKM Juara dan UMKM Expo di Primakara University, Jumat (23/10/2026).
Program kolaborasi Pemerintah Kota Denpasar dan Primakara University ini tidak hanya memberikan penghargaan kepada pelaku usaha terpilih, tetapi juga membuka ruang promosi bagi UMKM lokal. Melalui kegiatan tersebut, para pemenang dapat memperkenalkan produk sekaligus menunjukkan hasil pengembangan usaha yang telah dijalani selama program berlangsung.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Surya Antara, S.S., menyambut baik kolaborasi tersebut. Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak diperlukan agar pembinaan UMKM mampu menjawab tantangan usaha yang terus berkembang.
“UMKM memiliki peran sentral dalam menggerakkan perekonomian masyarakat. Karena itu, kami menyambut baik kolaborasi dengan Primakara University yang turut memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk berkembang. Sinergi pemerintah dan perguruan tinggi ini diharapkan dapat membantu UMKM memperkuat inovasi, memperluas jejaring, dan semakin siap menghadapi persaingan,” ungkapnya.
UMKM Juara merupakan program Dinas Koperasi UMKM Kota Denpasar, khususnya Bidang Pemberdayaan UMKM, untuk menjaring pelaku usaha terbaik di Kota Denpasar. JUARA merupakan singkatan dari Jaya, Unggul, Aktif, Reaktif, dan Aplikatif, yang menjadi semangat pengembangan pelaku usaha dalam program tersebut.
Memasuki penyelenggaraan kedua sejak pertama kali digelar pada 2025, program ini diikuti 30 peserta yang lolos seleksi administrasi pada 2026. Mereka berasal dari berbagai sektor, mulai dari kuliner, kriya, fesyen, hingga jasa. Peserta diwajibkan memiliki KTP Denpasar, menjalankan usaha di Denpasar, serta mempunyai Nomor Induk Berusaha (NIB).
Baca juga:
Multifinance Day 2026 di Bali: Dorong Inklusi Keuangan, Pembiayaan Hijau, dan UMKM Naik Kelas
Untuk mencapai tahap penghargaan, peserta melewati sejumlah tahapan, mulai dari pendaftaran dan seleksi administrasi, workshop dan penugasan, monitoring usaha, hingga pembekalan serta presentasi bagi 10 peserta terbaik. Rangkaian tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas pelaku usaha, bukan sekadar menentukan pemenang.
Hasil penilaian menetapkan Extoberry sebagai Juara I, Membumi Project sebagai Juara II, dan Mama Uny Recipe sebagai Juara III. Sementara itu, penghargaan favorit diberikan kepada Kamisri untuk kategori inovatif, Pesona Plastic untuk kategori go-green, serta Tinizhop untuk kategori digital.
Para juara memperoleh trofi, piagam, dan hadiah uang tunai. Juara I mendapatkan Rp5 juta, Juara II Rp4 juta, dan Juara III Rp3 juta. Masing-masing pemenang kategori favorit menerima Rp2,7 juta. Para pemenang juga memperoleh fasilitasi pameran untuk memperluas kesempatan memperkenalkan produk kepada masyarakat.
Keterlibatan Primakara University menjadi salah satu bagian penting dalam penyelenggaraan program tersebut. Perguruan tinggi ini terlibat dalam proses penjurian, menyediakan tempat pelaksanaan awarding, serta menghadirkan expo bagi para pemenang di lingkungan kampus.
Rektor Primakara University, Dr. I Made Artana, S.Kom., M.M., mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada pihaknya. Ia memandang kolaborasi tersebut sebagai kesempatan mempertemukan dunia akademik dengan kebutuhan nyata pelaku usaha.
“Kami menyambut baik dan mengapresiasi kolaborasi ini. Primakara dipercaya terlibat dalam proses penjurian, menjadi tempat pelaksanaan awarding, sekaligus menghadirkan expo bagi para pemenang di lingkungan kampus. Bagi kami, ini merupakan kesempatan untuk mendekatkan kampus dengan pelaku UMKM serta membuka ruang untuk saling belajar, berbagi pengalaman, dan membangun jejaring,” ujarnya.
Baca juga:
Ekspansi Bank BPD Bali melalui Kredit Produktif Capai 62,39 Persen, Kredit UMKM Tumbuh 14,52 Persen
Melalui UMKM Expo, mahasiswa dan pengunjung kampus dapat mengenal produk lokal sekaligus melihat langsung bagaimana pelaku usaha membangun dan mengembangkan bisnisnya. Interaksi ini diharapkan membuka peluang jejaring serta mendorong tumbuhnya inspirasi kewirausahaan di kalangan mahasiswa.
Ke depan, Dinas Koperasi UMKM Kota Denpasar merencanakan sosialisasi program yang lebih masif hingga tingkat desa dan kelurahan. Langkah tersebut ditujukan untuk menjaring lebih banyak pelaku usaha potensial dari berbagai wilayah Kota Denpasar.
Primakara University juga menegaskan komitmennya sebagai kampus technopreneurship dan ekonomi kreatif digital yang mendukung program pemerintah serta penguatan UMKM. Kolaborasi ini menjadi ruang pertemuan antara pendidikan, kewirausahaan, kreativitas, dan pemanfaatan teknologi untuk mendorong pelaku usaha lokal meningkatkan kapasitas serta daya saing.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 4696 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4553 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2420 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2160 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2148 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan