Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 21 September 2026
Bubur Sumsum di Kampung Loloan Diburu Saat Bulan Ramadhan
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Ada yang khas di sepanjang bulan Ramadhan. Bulan suci yang dinanti umat muslim sedunia.
Selain cara unik membangunkan sahur, pastinya juga jajanan berbuka puasa yang memenuhi pasar Ramadhan. Dari sajian makanan serta jajanan yang punya ciri khas tersendiri.
Seperti Pasar Kaget seputar Loloan yang jadi ajang unjuk kebolehan para pedagang dadakan. Salah satu pedagang, Hikma menuturkan, ia membuat bubur sumsum yang khas manis dengan aroma pandan arum. Sajian ini tentu yang dinanti selama Ramadhan.
Bubur sumsum merupakan penganan dengan tekstur yang lembut dan rasa yang manis. Terbuat dari tepung beras sebagai bahan utama, tepung hungkwe, santan kepala tua, gula aren, dan pandan harum.
"Selain mudah dibuat bahannya juga mengandung karbohidrat dan juga pemanis alami yang baik sebagai hidangan pembuka yang tentu dicari para pembeli setiap hari," katanya.
Hikma menuturkan rata-rata membuat sampai 200 bungkus lebih menggunakan kotak mika.
"Dengan merogoh kantong seharga per-mika 5 ribu, bubur sumsum pantas jadi panganan lezat dan bergizi," ujarnya.
Kata dia, hampir seluruh pedagang kaget yang di Jalan lintas Loloan barat dan Loloan Timur bahkan di pesisir Pengambengan menjual bubur sumsum. Ibu-ibu di Loloan membuatnya tanpa bahan pengawet, dan disukai tua dan muda serta anak-anak.
"Pengerjaan bubur sumsum ini butuh waktu lama dalam meracik hanya saja butuh kesabaran dan inovasi untuk cita rasa seperti yang natural alami adalah pandan. Terlebih jika musim buah nangka dan durian ini sangat mengundang rasa tersendiri jika ditambahkan," ungkapnya.
Bagi pecinta kuliner Ramadhan tentu tak perlu bingung menikmati bubur sumsum, yakni tinggal mencari di seputaran Loloan. Sajian panganan hidangan ramadhan ini mulai dibuka menjelang berbuka puasa hingga malam hari.
"Tahun ini beda dengan tahun lalu yang jualannya sepi karena saat itu awal pandemi yang sedang hebat-hebatnya," pungkasnya.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8149 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5678 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3550 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2401 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan