Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 7 Agustus 2026
Tutup Saat Pandemi, Pertunjukan Bali Agung Kembali Tampil
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Sempat ditutup selama hampir dua tahun akibat pandemi, Bali Safari Park akhirnya membawa kabar gembira. Bali Agung Show hadir perdana di tanggal 17 April 2022, pengunjung bisa kembali menikmati pertunjukkan megah ini di Bali AgungTeater yang berkapasitas ribuan penonton.
Manajer Operasional Bali Safari Park, Ketut Suardana menjelaskan bahwa memutuskan untuk menggelar kembali pertunjukkan Bali Agung.
“Karena Bali Safari ingin mengobati rasa kangen pengunjung dengan pertunjukan ini,” ujarnya.
Selama pertunjukan, akan diberlakukan protokol kesehatan. “Kami helat tentunya dengan tetap memberlakukan protokol kesehatan yang ketat,” ujarnya.
Sementara itu, Asisten Manager Show & Entertainment Bali Safari Park, Kadek Agus menambahkan jika dia yakin pengunjung akan antusias.
“Kami sangat yakin pengunjung sangat tertarik dan senang dengan pertunjukkan ini,” ujarnya.
Bali Agung Show mengisahkan percintaan legendaris Raja Sri Jaya Pangus dengan istrinya Kang Ching Wie, putrid dari seorang saudagar Cina yang telah lama tidak dikaruniai seorang anak. Sang Raja lalu pergi untuk mencari pencerahan, kemudian bertemu dan jatuh cinta dengan Dewi Danu hingga dikaruniai seorang putra.
Kang Cing Wie yang marah mengetahui hal tersebut akhirnya mengutus pengawal untuk melawan Jaya Pangus. Hal ini pun memicu kemarahan Dewi Danu sehingga beliau mengutuk kedua pasangan ini menjadi batu.
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4127 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1414 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 939 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 866 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 750 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun