Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 29 Agustus 2026
Uang Rp5 Miliar Ditemukan di Dalam 2 Mobil di Mojokerto
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kepolisian Resor (Polres) Kota Mojokerto, Jawa Timur, memeriksa enam orang terkait penemuan uang Rp5 miliar dari dalam dua mobil pada Rabu (20/4/2022) dini hari. Uang yang ditemukan petugas, terdiri dari pecahan Rp1.000, Rp2.000, Rp5.000, Rp10.000 serta Rp20.000. Jumlah seluruhnya sekitar Rp5 miliar.
Bermula patroli
Kasat Reskrim Polres Kota Mojokerto, AKP Rizki Santoso mengungkapkan, penemuan uang berbagai pecahan dalam dua mobil tersebut berawal dari patroli rutin yang dilakukan Satuan Samapta Polres Kota Mojokerto. Tim patroli yang sedang bertugas di dekat pintu Tol Gedek, Mojokerto, mengetahui ada dua mobil yang berhenti di tempat gelap. Karena curiga, petugas patroli mendatangi kedua mobil tersebut.
“(Waktu) itu sekitar pukul 01.00 WIB (dini hari). Petugas melihat ada sejumlah orang tengah mengangkat plastik putih, setelah dicek ternyata uang,” kata Rizki, Rabu malam.
Petugas, lanjut dia, mulanya mencurigai jika uang berbagai pecahan tersebut merupakan uang palsu. Namun setelah diperiksa, uang tersebut merupakan uang asli dan baru dicetak.
Dikatakan Rizki, hasil pemeriksaan mengungkap jika uang tersebut milik dari seseorang berinisial JE (29), warga Sidoarjo, Jawa Timur. Laki-laki itu diamankan ke kantor polisi bersama lima orang lainnya. Saat ini, keenam orang itu sedang menjalani pemeriksaan sebagai saksi.
“(Statusnya) masih sebagai saksi. Kami masih menyelidiki dan meminta keterangan kepada yang bersangkutan," ungkap Rizki.
Dari bank di Jabar
Adapun uang baru yang diamankan polisi, dikeluarkan salah satu bank di daerah Jawa Barat. Uang tersebut hendak diedarkan di wilayah Jawa Timur. Sebelumnya, lanjut Rizki, uang sebesar Rp1,2 miliar terdiri dari berbagai pecahan telah beredar di wilayah Kabupaten Jombang dan Nganjuk, Jawa Timur.
Dijelaskan Rizki, terkait penemuan uang baru sebanyak Rp5 miliar tersebut, pihaknya masih mendalami kasus itu untuk menemukan adanya dugaan pelanggaran pidana. Sejauh ini, polisi masih belum bisa memastikan apakah peredaran uang baru yang terdiri dari berbagai pecahan itu terkait sindikat penukaran uang baru.
“Tidak menutup kemungkinan terkait dengan penemuan ini, ada perbuatan melawan hukumnya. Kami masih mendalami kasus ini, nanti perkembangannya kami sampaikan,” ujar Rizki.(sumber: kompas.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4737 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2540 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2179 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1797 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1222 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun