Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 13 Oktober 2026
Aneh, Peretasan Jelang Demonstrasi Dianggap Normal
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Peretasan menjelang aksi unjuk rasa dikhawatirkan dianggap normal, karena tidak tegasnya aparat penegak hukum mengungkap para pelakunya, demikian dikatakan Direktur Southeast Asia Freedom of Expression Network (Safenet), Damar Juniarto.
"Tanpa ketegasan hukum, peretasan-peretasan ini akan lama-lama dianggap normal dan kejadian biasa, padahal dari segala aspek ini kekerasan dan perlu ditindak," kata Damar saat dihubungi Suara.com, Jumat (22/4/2022).
Dari sejumlah kasus peretasan yang dialami oleh mahasiswa ataupun aktivis yang kritis tidak ada satu pun yang terungkap pelakunya. Seperti peretasan yang dialami oleh aktivis dan peniliti kebijakan publik Ravio Patra, meski sudah melapor ke polisian, tidak menunjukkan titik terang pelakunya siapa.
"Berkaca dari aduan-aduan peretasan sebelumnya, misal aduan Ravio Patra, aduan Tempo dan Tirto dan aduan Hendri dari AJI Lampung kan peretasan ini enggak ada kelanjutannya setelah aduan dibuat," ujarnya.
Tujuan peretasan, menurut Damar, untuk membungkam mereka yang kritis. Pada unjuk rasa mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Indonesia (AMI) ditujukan untuk menghambat komunikasi mereka.
"Para penyerang berhasil membuat jalur komunikasi untuk koordinasi, konsolidasi dan mobilisasi terputus atau setidaknya terganggu," ungkapnya.
Sebelumnya diwartakan sebanyak 12 mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Indonesia (AMI) mengaku akun WhatsApp mereka diretas. Peretasan itu terjadi jelang demonstrasi di Patung Kuda pada 21 April kemarin. (Sumber: Suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4311 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2010 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1859 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1544 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1348 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan