Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 29 Agustus 2026
Yosi Project Pop Siap Kembalikan Rp115 Juta dari DNA Pro
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Yosi Project Pop terseret dalam kasus dugaan penipuan robot trading DNA Pro. Musisi 51 tahun itu hadir sebagai saksi di Bareskrim Polri.
Usai menjalani pemeriksaan selama hampir lima jam, Yosi Project Pop menjelaskan keterlibatan di DNA Pro. Ternyata, sang musisi mendapat tawaran membuat jingle perusahaan tersebut pada Agustus 2021.
"Saat membuat jingle, pasti bikin demo dulu. Untuk membuat demo, saya bukan hanya membuat notasi, tapi lirik," ujar Yosi Project Pop, usai menjalani pemeriksaan di Mabes Polri, Jumat (22/4/2022).
"Lirik seperti apa, saya harus cari tahu seperti apa perusahaan itu," imbuh musisi bernama lengkap Hermann Josis Mokalu ini.
Guna mendapatkan jingle tersebut, DNA Pro memberikan honor yang tak sedikit, Rp 115 juta. Tapi uang itu tidak hanya untuknya, tapi juga orang-orang yang membantu menggarap jingle tersebut.
"Nominal itu enggak bersih. Saya harus kasih ke studio, mixing, music arranger," tutur bintang film Laskar Pemimpi ini.
Meski uang tersebut telah tersebar ke sejumlah pihak, Yosi Project Pop siap beriskap kooperatif. Ia tak mempermasalahkan uang itu dikembalikan.
"Saya meyatakan siap membantu penyidikan dan apapun yang dibutuhkan," tutur Yosi Project Pop.
Uang tersebut tidak berdasarkan pada hasil patungan, melainkan langsung dari kantong sang musisi.
"Mereka ini sama dengan saya (korban). Tidak tau menahu hal ini," ucapnya.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4732 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2537 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2176 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1793 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1219 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun