Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 28 Agustus 2026
Usai Beli Twitter, Elon Musk Kini Incar Coca-Cola
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Setelah menghebohkan dunia dengan membeli Twitter seharga 44 miliar dolar AS atau sekitar Rp 633 triliun, Elon Musk kini punya keinginan lagi membeli perusahaan cola ternama, Coca-Cola.
Lewat akun Twitter-nya (28/4/2022), pendiri Space-X ini mengutarakan keinginanya membeli produk cola kenamaan itu karena ingin memperbaiki salah satu sistemnya.
"Next I'm buying Coca-Cola to put the cocaine back in (selanjutnya aku mau beli Coca-Cola dan mengembalikan kokain di dalamnya)," cuit Elon Musk.
Cuitan ini pun menuai perhatian warganet yang menanggapinya dengan beragam permintaan lain. Alih-alih menyeriusi keinginan Elon Musk, warganet justru meminta Elon Musk untuk membeli saham dan benda-benda lain.
Tak terkecuali warganet Indonesia yang turut berkomentar. Salah seorang pengguna Twitter bahkan menyarankan agar Elon Musk membeli saham Paytren atau menginvestikan uangnya di perusahaan milik Ustaz Yusuf Mansur tersebut.
"Elon Musk mending bantu Paytren aja," celoteh @pengwin****.
"Aturan elon musk invest di paytren aja. barang berape triliun gitu. nggak dapet apa-apa emang, tapi pahala mah jangan ditanya. insya Allah jaminan akhirat," sindir warganet lain menirukan gaya Ustaz Yusuf Mansur.
"Sebenarnya elon musk daripada membeli twitter dengan harga segitu mahal mending beli paytren aja yang sudah jelas menolong umat dan akan diganti oleh alloh sebesar 10x lipat. Jadi elon musk beli paytren malah akan mendapatkan keuntungan yang besar dari alloh," timpal warganet lain.
CEO SpaceX dan Tesla Elon Musk dilaporkan resmi membeli jaringan media sosial Twitter dan sudah dikonfirmasi.
Kesepakatan ditetapkan pada 54,20 dolar AS atau sekitar Rp 782.169 per saham secara tunai, dengan total nilai transaksi sekitar 44 miliar dolar AS atau senilai Rp 634,97 triliun.
Elon Musk beralasan membeli twitter untuk mendukung kebebasan berbicara dan mengubah sistemnya jadi lebih privat.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4722 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2531 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2173 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1790 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1215 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun