Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 28 Agustus 2026
Pram / Yere Lolos ke Perempatfinal Kejuaraan Asia
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Pramudya Kusumawardana / Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan harus mengeluarkan tenaga ekstra akibat suhu lapangan yang terlampau panas sebelum mengalahkan ganda putra Malaysia, Ong Yew Sin / Teo Ee Yi 21-16, 18-21, 21-16 dalam laga 16 besar Kejuaraan Asia 2022, Kamis (28/4/2022).
Menurut Pram / Yere, suhu di Muntinlupa Sports Complex, Manila terasa tinggi, tapi beruntung mereka bisa mengatasi hambatan teknis itu untuk menang.
"Pertandingan tadi cukup melelahkan karena udara di lapangan panas sekali. Jadi tenaganya harus benar-benar ekstra," kata Yere dalam rilis resmi PBSI, Kamis.
Tapi kunci kemenangan mereka adalah fokus menyerang dan memberikan tekanan kepada pasangan unggulan keenam.
"Dari segi permainan, lapangannya kan banyak angin, lalu bolanya kencang. Jadi kami menerapkan pola yang lebih menyerang. Berusaha menurunkan bola duluan," kata Yere.
Pramudya / Yeremia mengaku ingin menjadi kampiun dalam ajang yang kini setara BWF Super 1000, tapi mereka sadar perjalanan masih panjang dan harus fokus satu demi satu.
"Semua pasti ingin juara tapi kami mau fokus satu pertandingan demi pertandingan saja," pungkas Yere.
Dalam laga lain, ganda putri Ribka Sugiarto / Siti Fadia Silva Ramadhanti juga memastikan diri lolos ke perempatfinal.
Mereka menang dua gim langsung 21-13, 21-15 atas wakil Taiwan, Chanh Ching Hui / Lee Chih Chen dalam pertandingan selama 28 menit.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4722 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2530 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2173 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1789 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1215 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun