Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 13 Mei 2026
Siswi SMA Tewas Tersengat Listrik Saat Hendak Mandi
BERITABALI.COM, NTB.
Yas (17 tahun) seorang siswi kelas 3 SMA dari Desa Dena Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima, tersengat listrik dan meninggal di tempat.
Korban diketahui hendak mandi, namun diduga kesetrum seng pada bagian atap dan dinding kamar mandi. Kejadian ini terjadi Senin (16/5) sekitar pukul 17.30 WITA.
Informasi yang beredar di media sosial, peristiwa sengatan listrik ini terjadi sesaat setelah pemasangan aliran listrik baru oleh petugas dari PT PLN.
Narasi disebutkan, jika petugas yang memasang listrik merupakan petugas PLN.
Kapolsek Madapangga, Ipda Kader yang dikonfirmasi membenarkan adanya insiden sengatan listrik yang menewaskan warga Desa Dena tersebut.
Kader menjelaskan, awalnya korban masuk ke kamar mandi dan langsung kesetrum seng pada bagian atap dan dinding kamar mandi.
"Jadi dinding dan atap kamar mandi itu, dibuat dari seng dan ada aliran listriknya," ujarnya.
Soal informasi pemasangan meteran baru, Kader menjelaskan, bukan pemasangan meteran baru tapi tiga titik lampu baru, yang diminta oleh pemilik rumah.
"Petugas memasang tiga titik lampu, tambahan. Bukan pasang baru," jelasnya.
Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), sudah dilakukan oleh tim Inavis Polres Bima, setelah kejadian. Pihak PLN juga dilibatkan, sebagai ahli untuk memastikan sumber listrik.
"Dari yang terlihat kemarin, ada kabel yang menghubungkan aliran dari rumah korban ke rumah tetangga," ungkap Kader.
Selain olah TKP, polisi juga telah mengamankan petugas yang memasang listrik untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
"Dari pihak orang tua korban juga, masih meminta polisi untuk mengusut tuntas kejadian ini," pungkas Kader.
Juga beredar video di media massa, bagaimana warga setempat menguji arus listrik pada seng atap dan dinding. Terlihat lampu pada tespen menyala, menandakan ada arus listrik pada seng tersebut.
Humas PT PLN UP3 Bima, Agung Dalem Mahendra yang dikonfirmasi via ponsel memastikan, petugas yang memasang listrik tersebut dari pihak instalatir.
"Jadi bukan dari petugas PLN," jawabnya, Selasa (17/5), dikutip Tribun lombok.
Ia menjelaskan, instalatir itu adalah petugas yang bertugas untuk menginstalasi kelistrikan di rumah dan petugas itu bukan dari PLN. Sehingga, kata dia, tidak ada kaitannya dengan PLN.
"Dan untuk permintaan pemasangan titik lampu tersebut, langsung dari pihak pelanggan ke instalatir tersebut," pungkas Agung.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1240 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 964 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 796 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 723 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik