Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 24 Agustus 2026
Isu Prabowo Subianto Bakal Paket Puan Maharani di Pilpres 2024
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) PDI Perjuangan Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul menanggapi isu Puan Maharani dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto bakal diusung sebagai capres dan cawapres pada Pilpres 2024 mendatang.
Bambang enggan berspekulasi lebih jauh mengenai kabar tersebut. Menurut Bambang, hal itu sepenuhnya menjadi kewenangan Megawati Soekarnoputri selaku Ketua Umum PDIP.
“Penjelasan soal Capres dan Cawapres, kami tunggu Ibu (Megawati) di DPP (PDIP) itu,” ucap Bmabang Pacul sapaan Bambang Wuryanto kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (24/5).
Ketua Komisi III DPR mengaku baru akan menjawab secara terang benderang mengenai desas-desus duet Prabowo-Puan di 2024 setelah mendapatkan izin dari Megawati untuk mengumumkannya.
“Minggu depan saya jawab, sebagai Ketua Pemenangan Pemilu setelah dapat izin Ibu (Megawati). Saya diskusi dulu,” katanya.
Bambang Pacul juga membantah saat ditanya ihwal adanya perjanjian antara PDIP dan Gerindra mengenai rencana menduetkan Prabowo-Puan.
“Tidaklah. Ya, kami tidak tahu, tetapi minggu depan saya jawab deh,” pungkas Bambang Pacul.(sumber: fajar.co.id)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4637 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2444 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2091 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1700 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1132 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun