Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 8 Oktober 2026
Cara Bercinta Aman Bagi Pasien Jantung dari Dokter
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Berhubungan seksual termasuk aktivitas fisik yang bisa memicu tenaga. Oleh sebab itu pasien penyakit jantung perlu konsultasi dengan dokter terlebih dahulu apabila ingin berhubungan seksual dengan pasangan.
Lalu, adakah gaya bercinta yang dianjurkan oleh dokter untuk pasien jantung?
Menurut dokter spesialis urologi dr. Widi Atmoko, Sp.U(K)., aman atau tidaknya pasien jantung melakukan hubungan seksual tergantung dari kondisi jantung saat itu.
Sebab, berhubungan seksual bagi pasien jantung ibarat olahraga ringan, seperti jalan santai atau naik tangga setinggi 2-3 lantai.
"Harus melihat golongannya seperti apa, karena bisa kita analogikan bahwa aktivitas seksual itu seperti sedang naik tangga mungkin 2-3 lantai. Kalau memang kuat, sebetulnya masih aman. Tapi kalau tidak kuat lalu dia masuk ke golongan ratifikasi yang sedang atau berat, konsultasikan dulu ke dokter," papar dokter Widi dalam webinar Eka Hospital, Rabu (25/5/2022).
Terkait posisi saat bercinta, dokter Widi mengingatkan untuk memilih posisi yang tidak memberatkan napas. Ia menyarankan untuk posisi setengah berbaring atau pun tegak.
"Lebih nyaman pada posisi tegak atau setengah berbaring itu untuk mengatasi secara mudah. Karena kalau di bawah mungkin tertindih, sehingga jadi sulit bernapas," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa hubungan seksual secara umum sebenarnya tidak berbahaya bagi pasien jantung. Asalkan disesuaikan dengan kondisi tubuh pasien.
Walaupun pasien sudah dipasang ring di jantung, hubungan seksual bukan tidak mungkin dilakukan. Dokter Spesialis Jantung dr. Daniel Tanubudi, Sp.JP(K)., menambahkan bahwa pemasangan ring justru bertujuan agar peredaran darah lebih lancar ke seluruh tubuh, termasuk organ reproduksi.
"Yang berpengaruh kalau ada otot jantung yang rusak karena itu akan mempengaruhi kerja jantung. Tapi kalau pemasangan ring itu tidak akan mempengaruhi kualitas seksual. Karena pemasangan ring itu akan memperbaiki peredaran darah dari jantung, dengan begitu justru akan memperbaiki kualitas seksual," tuturnya.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1479 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1242 Kali
Konsensus Politik Tanpa Musuh Era Prabowo Subianto
Dibaca: 694 Kali
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 582 Kali
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 552 Kali
ABOUT BALI
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung