Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 23 Agustus 2026
3 Penumpang Pikap Terjun ke Laut Ditemukan Tewas
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Tiga penumpang pikap BA 8087 BY yang kecelakaan lantas jatuh ke laut di Sungai Barameh, Lubuk Begalung, Padang, Sumatera Barat (Sumbar) ditemukan tewas. Sebelumnya diketahui pikap itu mengalami insiden lalu lintas dengan Daihatsu Feroza di Jalan Raya Padang-Painan pada Minggu pagi sekitar pukul 03.30 WIB.
Kecelakaan mengakibatkan pikap terjun ke jurang lalu laut. Ada lima penumpang di pikap tersebut, dua orang di antaranya selamat, yakni sopir Agustinus dan saudaranya Suki Artulo, setelah sempat terjun ke laut dari ketinggian 10 meter.
Tiga orang lainnya dinyatakan hilang kemudian dilakukan upaya pencarian korban oleh petugas gabungan dari Polairud Polda Sumbar, Lantamal II Padang, Polresta Padang, PMI, serta masyarakat nelayan setempat.
Kepala Seksi Operasional Basarnas Padang Octavianto menjelaskan ketiga korban ditemukan tewas tidak jauh dari tempat kejadian. Ketiganya adalah Johan (13), Alexander Kristus (14) dan Perisman (14).
"Ketiga korban ditemukan oleh petugas gabungan di lokasi serta waktu yang berbeda-beda, dalam kondisi meninggal dunia," ujar Octavianto.
Korban telah dibawa ke rumah sakit untuk proses visum. Sementara pikap yang tercebur di laut dievakuasi menggunakan crane.(sumber: cnnindonesia.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4633 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2436 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2086 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1688 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1128 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun