Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 7 Oktober 2026
Potensi Indonesia jadi Lokasi Pabrik Tesla usai batal di India
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Pendiri Tesla, Elon Musk memastikan, perusahan miliknya tersebut tidak akan membangun pabrik di India kecuali jika pihaknya memperoleh izin untuk dapat menjual dan membuka pelayanan mobilnya di negara tersebut.
Sebelumnya dikabarkan, Tesla memang berminat masuk pasar India, namun pajak tinggi yang diterapkan kepada mobil impor yang harganya lebih dari 40.000 dolar AS (Rp581,8 juta) membuat mereka menurunkan minat.
Musk telah mendorong pemerintah India untuk menawarkan keringanan pajak sehingga dapat mengimpor mobil dari pabriknya di Amerika Serikat dan China.
Namun, India tidak bersedia menawarkan keringanan pajak kecuali Tesla berkomitmen membangun pabrik di negara tersebut.
“Tesla tidak akan menempatkan pabrik di lokasi mana pun di mana kami tidak diizinkan terlebih dahulu untuk menjual dan membuka pelayanan mobil,” cuit Musk belum lama ini di Twitter, menanggapi pertanyaan seorang pengguna soal masa depan Tesla di India.
Secara terpisah, Menteri Transportasi Darat dan Jalan Raya India Nitin Gadkari mengatakan, Tesla dapat membangun pabrik di negara tersebut. Ia juga mengatakan pihaknya juga tidak memiliki masalah dengan Tesla.
“Vendor tersedia, kami menawarkan semua jenis teknologi dan karena itu, Musk dapat mengurangi biaya. India adalah pasar yang besar dan menawarkan peluang ekspor yang baik juga. Musk dapat mengekspor mobil Tesla dari India,” katanya menurut Tribune India.
Musk pertama kali menyatakan minatnya untuk memproduksi kendaraan Tesla di India pada tahun 2020 tetapi setelah dua tahun pembicaraan, tidak ada kesepakatan yang dapat dicapai.
Pemerintah India secara khusus menentang gagasan Tesla mengimpor kendaraan buatan China ke negara itu.
“Dia (Musk) diterima di India. Kami tidak ada masalah, tapi misalkan dia ingin pabrik China menjual mobil di India, itu tidak bisa menjadi proposisi yang bagus untuk India,” tambah Gadkari dalam sebuah acara pada April.
Sementara, beberapa saat lalu, Indonesia menawarkan kerja sama dengan Elon Musk terkait proyek energi ramah lingkungan. Bahkan, Presiden Joko Widodo diundang langsung untuk datang ke markas Tesla.
Namun demikian belum diketahui langkah selanjutnya terkait investasi Tesla di Indonesia.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1469 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1236 Kali
Konsensus Politik Tanpa Musuh Era Prabowo Subianto
Dibaca: 685 Kali
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 577 Kali
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 547 Kali
ABOUT BALI
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung